Dewan Da’wah Riau Periode 2019-2024 Fokus Garap Ekonomi Pendukung Da’wah

Media Dakwah – H. Rustam Effendi, MA dan Drs. H. Taslim Prawira, MA resmi menakhodai Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia Provinsi Riau periode 2019-2024 setelah dilantik oleh Pimpinan Pusat Dewan Da’wah Ustad Amlir Syaifa, MA. Pelantikan dilaksanakan di Gedung Aula Kegubernuran Provinsi Riau, Pekanbaru (26/7) disaksikan langsung oleh Gubernur Provinsi Riau H. Syamsuar dan unsur Muspida Provinsi Riau. Pelantikan ini ditandai dengan pakaian adat melayu yang secara serempak digunakan oleh para Pengurus Dewan Da’wah Riau yang baru.

Dalam sambutan setelah pelantikan, H. Rustam Effendi menyampaikan kepada hadirin bahwa dia akan fokus memperkuat aspek ekonomi terlebih dahulu agar pengurus dapat bergerak leluasa dalam melakukan tugas tugas Da’wah. “Tanah tanah wakaf bisa diberdayakan agar mendapatkan pemasukan bagi penunjang dakwah, oleh sebab itu, kami akan membantu tugas pemerintahan provinsi Riau dalam menjadikan Riau yang lebih baik sesuai visi Riau 2025” kata H. Rustam Effendi, MA yang pernah menjadi Bupati Kabupaten Pelalawan ini.

Ustad Amlir Syaifa, MA selaku Wakil Ketua umum Dewan Da’wah Pusat menguraikan secara singkat latar belakang pendirian Dewan Da’wah sejak zaman Allahyarham Mohammad Natsir seraya mengingatkan kepada para hadirin bahwa dulunya para tokoh Dewan Da’wah / Masyumi tidak pernah memisahkan cinta tanah air dan cinta Agama. “Mereka adalah orang yang agamis sekaligus nasionalis, sehingga kalau ada tuduhan bahwa kita adalah anti NKRI berarti tidak paham sejarah karena melalui Allahyarham Mohammad Natsir lah, Republik Indonesia Serikat yang terpecah pecah bisa bersatu kembali” ujar beliau.

Dalam acara ini, Gubernur Provinsi Riau menyambut baik keinginan Dewan Da’wah Riau untuk membantu pemerintah “Riau sekarang butuh para dai yang menyadarkan ummat tentang pentingnya zakat untuk pemberdayaan ekonomi ummat, maka saya sepakat apabila Bapak Ketua Dewan Da’wah Riau tadi fokus pada bidang ekonomi terlebih dahulu” sambut beliau dengan berapi api, “Selain ekonomi, tantangan yang tak kalah pentingnya di Riau adalah angka pengguna Narkoba yang cukup tinggi, bahkan nomor 5 di Indonesia, wilayah Riau yang dekat pesisir dan terbuka dengan negara Sebelah membuat Narkoba menjadi mudah masuk di Riau malah ada desa yang memang dikenal sebagai desa Narkoba” kesal beliau. “Saya minta semua ormas Islam termasuk Dewan Da’wah Riau untuk sama sama memikul beban ini untuk memberantas masalah ini” pinta H. Syamsuar yang disambut anggukan oleh H. Rustam Effendi, MA.

Acara yang ditutup menjelang sholat Jum’at ini ditutup dengan doa dan makan bersama kuliner khas Melayu Riau. Acara ini juga dihadiri oleh Ketua Dewan Syuro Dewan Da’wah Riau Bapak. Drs. H. Mukni dan Ketua ketua Ormas Islam tingkat Riau lainnya seperti NU, Muhammadiyah, IKMI, Perti dan yayasan yayasan Islam yang pernah didirikan oleh Allahyarham Mohmmad Natsir seperti Yarsi, Universitas Islam Riau dan Yayasan Ibnu Sina. Selepas pelantikan para peserta yang datang dari beberapa daerah kabupaten seluruh Riau akan mengikuti orientasi yang diadakan di gedung Yarsi. (TH)