Innalillahi wainna ilaihi rooji’un, putra dai kita di lereng Gunung Merapi, Jawa Tengah, D Saruh, tertabrak motor kemarin. Bocah yang ketubruk saat pulang dari masjid usai maghriban itu sudah lebih 12 jam belum sadarkan diri. Penabraknya anak SMP dari keluarga dhuafa.

‘’Yah, apa boleh buat, saya musti tanggung sendiri biaya rawat dan pengobatan,’’ ungkap Ustadz Saruh yang sedang sibuk mendistribusikan beras zakat fitrah dari LAZIS Dewan Dakwah untuk jamaah binaannya.
Dari Maluku juga ada kabar bahwa Humaira, istri Ustadz Muhammad Iwan yang bertugas di Seram Bagian Timur, sakit pasca melahirkan. Ini akibat kesederhanaan fasilitas dan penanganan medis setempat. Terlebih istri dai Dewan Dakwah tersebut usai melahirkan langsung beraktivitas seperti biasa karena tuntutan keadaan. Hafidz, anak kedua mereka, juga sudah dua kali dirawat di sana. Hafidz kecil diduga terkena malaria.

Sementara itu, da’i kita Ustadz Surahman, masih fokus menunggui anaknya yang mengalami gangguan jantung di RS Harapan Kita Jakarta. Ustadz Surahman berdakwah di pelosok Kalimantan Barat, setelah sebelumnya di Sikakap, Mentawai.

Untuk meringankan hajat da’i kita ini, silakan menghubungi 021-31901233 atau SMS 0858-8282-4343; Rekening Bank Muamalat Indonesia (BMI) 301-007-1846 atau Bank Syariah Mandiri 700 123 7733 atas nama LAZIS Dewan Dakwah.
“Sungguh, di surga ada ruang-ruang yang tembus pandang luar-dalam. Allah menganugerahkannya kepada orang yang berkata baik, bersedekah, berpuasa, dan shalat di kala kebanyakan manusia tidur” (HR At Tirmidzi no1984, Ibnu Hibban di Al Majruhin 1/317).