Bulan suci Ramadhan telah dimulai. Sekitar 22 persen populasi dunia, atau 1,6 miliar orang, menunaikan puasa mulai dari matahari terbit sampai terbenam. Namun, durasi ibadah ini berbeda dari satu tempat ke tempat lainnya.

Saat orang-orang di sebagian besar wilayah di Arab Saudi berpuasa 15 jam, Muslim di wilayah Ochaya Argentina berpuasa tidak lebih dari sembilan jam sehari. Sementara Muslim yang tinggal di wilayah Lapland Finlandia memiliki durasi puasa terpanjang karena matahari hanya terbenam selama 55 menit. Itu artinya, Muslim di Finlandia harus menahan lapar dan dahaga selama 23 jam 5 menit.

Oleh sebab itu, mengingat panjangnya matahari bersinar, kaum Muslim di Lapland mengikuti jadwal puasa negara terdekat, Turki. Rata-rata jam puasa di negara-negara Skandinavia sekitar 20 jam. Sementara kaum Muslim di Islandia dan Greenland memiliki jam puasa sekitar 21 jam.

Namun, sebuah fatwa yang dikeluarkan tahun lalu memungkinkan umat Islam di wilayah Artic dan bagian utara Norwegia mengikuti jam-jam puasa di Makkah atau negara Muslim terdekat. Di Norwegia lama berpuasa bisa sampai 19 jam tiap harinya.

Namun demikian, umat Islam di Inggris masih berpuasa selama 18 jam dan di Kanada sekitar 17 jam. Di Sydney, Australia, bagian selatan planet bumi, kaum Muslim berpuasa selama 11 jam 35 menit.

Ed : Muttaqin | arrahmah.com