Tausiah

Merayakan Tahun Baru

Saat ini kita telah berada di penghujung tahun, di mana waktu tersebut terdapat dua hari raya orang-orang nasrani yakni hari natal dan tahun baru, namun sangat disesalkan, banyak kaum muslimin yang ternyata ikut-ikutan gembira dan ikut-ikutan merayakan hari raya/hari besar kaum kafir. Yang lebih parah adalah Tahun Baru, karena banyak dari kaum muslimin yang tidak mengerti bahwa itu termasuk perayaan/hari besar orang-orang kafir. Mereka beralasan bahwa Tahun Baru bersifat universal. Di samping tidak sedikit dari kaum muslimin yang ikut meramaikan perayaan Natal, atau sekadar membantu tetangganya yang beragama nasrani untuk merayakan Natal, berupa turut membantu memasak, hadir dalam undangan Natal, turut mengucapkan selamat, dll. Ini semua termasuk turut andil dalam perayaan hari besar agama kafir. [...]

Merasa kan Manis nya Buah Tauhid

أَلَمْ تَرَ كَيْفَ ضَرَبَ اللَّهُ مَثَلًا كَلِمَةً طَيِّبَةً كَشَجَرَةٍ طَيِّبَةٍ أَصْلُهَا ثَابِتٌ وَفَرْعُهَا فِي السَّمَاءِ (24) تُؤْتِي أُكُلَهَا كُلَّ حِينٍ بِإِذْنِ رَبِّهَا وَيَضْرِبُ اللَّهُ الْأَمْثَالَ لِلنَّاسِ لَعَلَّهُمْ يَتَذَكَّرُونَ (25) وَمَثَلُ كَلِمَةٍ خَبِيثَةٍ كَشَجَرَةٍ خَبِيثَةٍ اجْتُثَّتْ مِنْ فَوْقِ الْأَرْضِ مَا لَهَا مِنْ قَرَارٍ (26) “Tidakkah kamu perhatikan bagaimana Allah telah membuat perumpamaan kalimat yang baik seperti pohon yang baik, akarnya teguh dan cabangnya (menjulang) ke langit, pohon itu memberikan buahnya pada setiap musim dengan seizin Tuhannya. Allah membuat perumpamaan-perumpamaan itu untuk manusia supaya mereka selalu ingat. Dan perumpamaan kalimat yang buruk seperti pohon yang buruk, yang telah dicabut dengan akar-akarnya dari permukaan bumi; tidak dapat tetap (tegak) sedikitpun.” (QS. Ibrahim: 24-26). [...]

Potret Sebuah Keadilan

Dari ‘Aisyah, semoga Allah SWT meridhainya, berkata Aisyah : “Suku Quraisy khawatir (merasa perlu perhatian) tentang seorang wanita dari suku Bani Makhzuum yang terbukti mencuri. “Mereka berkata :” Siapa yang akan menyampaikan berita ini kepada Rasulullah?! “Mereka berkata :” Siapa lagi yang akan membantah selain Usamah bin Zaid kekasih (orang yang dekat) Rasulullah?”. Disampaikan oleh Usamah kepada Rasulullah; berkata Rasulullah : “Apakah engkau akan minta syafa’ah (grasi) dalam salah satu hukum Allah?. Kemudian Nabi berdiri dan menyampaikan khutbah, beliau berkata : “Sesungguhnya binasanya orang-orang sebelum kamu, karena apabila melakukan pencurian itu orang-orang terhormat diantara kamu, mereka biarkan. Dan apabila yang mencuri orang-orang yang lemah, mereka tegakkan hukum. Dan demi Allah, sekalipun yang melakukan pencurian itu Fatimah binti Muhammad, pasti kupotong tangannya”. (Muttafaq Alaihi) [...]

Amal Ibarat Debu

Ada masalah yang cukup serius dan ini berkaitan dengan aqidah. Masalah ini sering kali muncul dalam pengajian-pengajian di berbagai tempat. Masalah ini, harus dicermati dengan baik karena kalau tidak, akan sangat membahayakan umat, apalagi bagi mereka yang kemampuan keislamannya masih dalam proses kematangan. Apa masalah yang cukup mendasar itu? Tidak lain adalah adanya pendapat atau jawaban dari beberapa pengajar yang diajukan jamaah pengajiannya diseputar kedudukan amal baik yang dilakukan oleh orang kafir. Akankah ada nilainya di kemudian hari di sisi Allah Ta’ala?          [...]