Jakarta (08/06/15),Seperti tahun-tahun sebelumnya, Ramadhan tahun 2015 (1436 H) ini Dewan Dakwah kembali mengirimkan dai ke pedalaman. Ketua Umum Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia Ustadz Syuhada Bahri mengungkapkan, sebanyak 90 dai ditugaskan untuk mendampingi masyarakat guna memakmurkan Ramadhan 1436 H.

Para dai muda tersebut merupakan mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah (STID) Mohammad Natsir Jakarta dan Surabaya, serta Akademi Dakwah Indonesia (ADI) Lampung. Keduanya merupakan lembaga pendidikan kader dakwah yang dikelola Dewan Dakwah.

Ketua Bidang Pendidikan Dewan Dakwah, Dr Muhammad Noer, menjelaskan, pengiriman dai Ramadhan tersebut melalui Program Kafilah Dakwah STID M Natsir yang merupakan program tahunan di bawah Pembantu Ketua III Bidang Kemahasiswaan dan Pembinaan.

Kegiatan ini dilaksanakan pada semester V Program Intensif selama 1-2 bulan yang bersifat wajib bagi setiap angkatan. Lokasi program ditentukan berdasarkan masukan dari peserta Kafilah Dakwah dan stake-holder kampus lainnya, papar M Noer. Ia menambahkan, daerah yang dipilih terkategori daerah pedesaan, pedalaman, muslim minoritas, daerah transmigrasi, perbatasan, dan daerah yang secara umum minus kondisinya.

Pengelepasan Kafilah Dakwah dilakukan pada Senin, 8 Juni 2015, di Masjid Baitul Ihsan Bank Indonesia, Jakarta Pusat. 

Hadir dalam acara tersebut, Ketua Umum Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia KH Syuhada Bahri, Direktur Eksekutif LAZIS Dewan Dakwah Ade Salamun, dan para peserta Program Kafilah Dakwah.

Penglepasan dai Ramadhan juga dilakukan pada Selasa, 9 Juni 2015, di kantor BNI Syariah, Jakarta Pusat. Acara ini dihadiri KH Syuhada Bahri dan Direktur Risiko dan Kepatuhan BNI Syariah Acep Riana Jayaprawira serta Bambang Sutrisno, Ketua Yayasan Hasanah Titik.

Pada penglepasan itu, Manajemen Masjid Baitul Ihsan dan BNI Syariah menyerahkan bantuan dana untuk membiayai Program Kafilah Dakwah.

Selanjutnya, sebanyak 38 dai mahasiswa STID Natsir Jakarta akan ditempatkan di daerah Lampung Timur dan Sambas, Kalimantan Barat. Sedang 25 mahasiswi mendampingi warga di daerah Subang, Jawa Barat. Sebanyak 12 mahasiswa STID Natsir Surabaya akan bertugas di sejumlah daerah di Jawa Timur, ungkap Ketua LAZIS Dewan Dakwah Jawa Timur, Ustadz Sudarno Hadi. 

Ketua LAZIS Dewan Dakwah Lampung, Ustadz Sonhaji, mengatakan, 15 mahasiswa ADI Lampung diterjunkan ke daerah Kabupaten Pesawaran.

Para dai mahasiswa bertugas membina spiritual masyarakat setempat, juga melakukan advokasi kebutuhan sosial-ekonominya. Khusus Ramadhan, mereka mengajak warga setempat menghidupkan Ramadhan dengan amal ibadah, terang Ketua STID Mohammad Natsir, Ustadz Misbahul Anam.

Sebelum diberangkatkan jelang awal Ramadhan ini, para peserta Program Kafilah Dakwah mengikuti pelatihan pembekalan yang diselenggarakan di kampus masing-masing dan LAZIS Dewan Dakwah. Materi pelatihan meliputi orientasi dan pemetaan dakwah, komunikasi massa, penyusunan progress and reporting, dan pelatihan lifeskill praktis. 

Untuk mendukung kerja dakwah para dai pedalaman tersebut, LAZIS Dewan Dakwah mengajak masyarakat menyalurkan zakat dan infak melalui program-program seperti ifthor (bukber) Ramadhan, santunan sembako, bingkisan Idul Fitri, wakaf Quran, pelatihan ketrampilan, pesantren kilat, dan Mabit Itikaf Lailatul Qodar.

Partisipasi silakan menghubungi 021-31901233 atau SMS 0858-8282-4343. Rekening Bank Muamalat Indonesia (BMI) no 301-007-1846 atas nama LAZIS Dewan Dakwah. (nurbowo)