Musda yang dilaksanakan pada hari Sabtu, 26 Januari 2013 di Aula Infokom Kabupaten Pidie dirangkai dengan kegiatan Tabligh Akbar yang diorasikan oleh Dr. Tgk. H. Syukri M. Yusuf, Lc, MA (alumni Universitas Sudan) juga salah seorang pengurus Dewan Da’wah Aceh, demikian lapor Junaidi Ahmad, MH selaku ketua panitia musda. Lebih lanjut Junaidi melaporkan bahwa tabligh akbar yang mengisi sesi pembukaan musda di pagi hari ini mengambil tema “meneladani kepemimpinan Rasulullah SAW dalam implementasi Syariat Islam di Aceh”.

 

Dr. Syukri dalam orasinya mengajak semua pemimpin di Aceh dalam berbagai level agar menjadikan Rasulullah SAW sebagai teladan dalam mengelola kepemimpinannya, terutama berkaitan dengan pelaksanaan syariat Islam yang sudah 11 tahun diisytiharkan di Provinsi Aceh.

 

Sebelumnya Ketua Dewan Da’wah Aceh, Tgk. Hasanuddin Yusuf Adan, dalam arahannya mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Pengurus Daerah Dewan Da’wah Kabupaten Pidie periode sebelumnya yang telah bekerja keras menggerakkan kegiatan da’wah di Pidie, dan berharap pengurus ke depan dapat menyelesaikan agenda kerja yang belum selesai serta meningkatkan kinerja dengan program-program yang langsung bersentuhan dengan penguatan organisasi, pembinaan umat dalam rangka pengkaderan, penggalangan dana da’wah guna kemandirian da’wah di masa-masa mendatang. Karena tiga agenda tersebut menjadi prioritas Dewan Da’wah baik di Pusat sampai ke daerah sebagaimana Keputusan Silaknas Kedua Tahun 2010. Tgk Hasanuddin juga mengajak dan mengharapkan kepada Pemerintah Daerah agar dapat menjadikan Dewan Da’wah sebagai mitra kerja guna membantu hal-hal yang berkaitan dengan da’wah dan penegakan syariat Islam di Pidie.

 

Ajakan dan harapan Ketua Dewan Da’wah Aceh  disahuti oleh Asisten III yang hadir mewakili Bupati Pidie untuk membuka kegiatan Musda. Bupati Pidie, Tgk. Sarjani, dalam pidato yang dibacakan oleh Asisten III menyatakan bahwa keberadaan organisasi da’wah saat ini sangat-sangat diperlukan oleh pemerintah daerah, di mana ditengah upaya penegakan syariat Islam, pemerintah tidak mungkin bekerja sendiri. Makanya kehadiran Dewan Da’wah di Kabupaten Pidie akan menambah sumber daya guna menegakkan amar ma’ruf nahi mungkar, dan pemerintah daerah akan memperhatikan keberadaan organisasi-organisasi masyarakat seperti ini.

 

Proses musda yang dilaksanakan pada siang menjelang sore hari berhasil memilih ketua umum periode 2013-2016, di mana  kepemimpinan dipercayakan kepada Junaidi Ahmad, MH selaku ketua umum sekaligus ketua formatur, yang dibantu 6 anggota formatur dan diberikan waktu selama 3 minggu untuk menyusun kepengurusan lengkap. (dda)