Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia tahun ini kembali mendapat amanah menjadi anggota Amirul Hajj 2016. Ketua Umum Dewan Da’wah, Drs. Mohammad Siddik, MA ditetapkan oleh pemerintah menjadi salah satu anggota Amirul Hajj.

Pemerintah telah menetapkan 12 Amirul Hajj atau pimpinan tertinggi penyelenggara ibadah haji tahun ini. Mereka terdiri dari unsur pemerintah dan unsur pimpinan ormas. Sebagaimana rilis yang diterima oleh Dewan Da’wah News, Rabu (26/8/2015),  kedua belas orang tersebut adalah :

Pertama, Lukman Hakim Saifuddin, (Menteri Agama RI). Kedua, Miftahul Akhyar (Wakil Rais Aam PBNU), Marpuji Ali (Pimpinan Pusat Muhammadiyah). Ketiga, Mahsusi (Kapusdiklat Tenaga Teknis Pendidikan dan Keagamaan Badan Litbang Kemenag). Keempat, Hasanuddin AF (Ketua Komisi Fatwa MUI). Kelima, Abdullah Djaidi (Ketua Umum Pimpinan Pusat Al Irsyad al Islamiyah). Keenam, Mohammad Siddik (Ketua Umum Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia). Ketujuh, Masyhuril Khamis (Sekjen PB Al Washliyah). Kedelapan, Ahmad Bagja (Ketua Dewan Masjid Indonesia). Kesembilan, Anung Sugihantono (Dirjen Kesehatan Masyarakat). Kesepuluh, Agus sartono Deputi Menko PMK Bidang Koordinasi Pendidikan dan Agama). Kesebelas, Khoirul Huda Basyir (Kabag Pimpinan pada Biro Umum Kementerian Agama). Dan, keduabelas, Maryono (Kabag Pimpinan pada Biro Umum Kementerian Agama).

Menteri Agama, Lukman Hakim Syaifuddin menyatakan, “Amirul Hajj merupakan elemen tertinggi dalam unsur penyelenggaraan ibadah sekaligus strategis, karena memegang peranan penting dalam hal kebijakan secara keseluruhan,” ungkapnya dalam rapat bersama antara Amirul Hajj dengan Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umroh (PHU) Kemenag beberapa waktu yang lalu.

Tahun ini Kementerian Agama  memberangkatkan 155.200 orang haji reguler.  Seharusnya kuota haji Indonesia berkisar 211.000 orang tetapi dipotong 20 persen karena sedang ada renovasi di Masjidil Haram.

Ed: Muttaqin/dari berbagai Sumber