Jakarta (SI Online) – Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia dan Hay’ah al Islamiyah al ‘Alamiyah lit Ta’lim (Divisi Pendidikan Islam Internasional) bersepakat untuk bekerjasama dalam pendidikan kader dakwah.
 
Hal ini dibicarakan dalam pertemuan pimpinan kedua lembaga di Gedung  Menara Dakwah, Jakarta Pusat, Rabu (18/11).
 
Bertindak selaku tuan rumah dalam silaturahim itu, Ketua Umum Dewan Dakwah Mohammad Siddik yang didampingi Ustaz Abdul Wahid Alwi, Sekretaris Umum Amlir Syaifa Yasin, Anggota Pengawas Bachtiar Bakar, dan lainnya. Sedang dari Hay’ah hadir Syaikh Khalid Hamdy yang didampingi Ustaz Muhammad Zaitun dan Budi Ashari.
 
Ketua Dewan Dakwah memaparkan, lembaganya memiliki lembaga kaderisasi berupa Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah(STID) Mohammad Natsir dan Akademi Dakwah Indonesia (ADI).
 
STID menyelenggarakan pendidikan sarjana komunikasi Islam Srata-1 dengan masa perkuliahan 4 tahun. Saat ini, STID M Natsir ada di Jakarta, Surabaya, dan Padang. STID Pusat dalam proses meningkatkan status menjadi Institut. Sedang ADI merupakan pendidikan diploma 2 tahun, yang sudah eksis di Kabupaten Sambas (Kalimantan Barat), Surakarta (Jawa Tengah), Bandung (Jawa Barat), Tanjungkarang Lampung, Banda Aceh (NAD), dan Kupang (NTT).
 
‘’Insya Allah melalui kerjasama dengan Hay’ah ini, kualitas pendidikan dan output yang dihasilkan memiliki kompetensi yang semakin tinggi,’’ kata Mohammad Siddik sambil menambahkan bahwa STID M Natsir memiliki belasan sertifikasi keilmuan.
 
Pada kesempatan tersebut, Syaikh Khalid begitu antusias memaparkan proyek-proyek pendidikan yang tengah dan sedang akan dilaksanakan. Termasuk yang akan dikerjasamakan dengan Dewan Dakwah. 
 
Silaturahim untuk meningkatkan kerjasama ini sekaligus menandai peresmian kantor perwakilan Hay’ah al Islamiyah al ‘Alamiyah lit Ta’lim di Gedung Menara Dakwah Jalan Kramat Raya 45 Jakarta Pusat.
 
Hay’ah al Islamiyah al ‘Alamiyah lit Ta’lim merupakan salah satu divisi di bawah naungan Rabithah ‘Alam Islamy. Liga Dunia Islam ini didirikan oleh sejumlah tokoh dunia Islam termasuk Dr Mohammad Natsir. Pendiri Dewan Dakwah ini juga pernah menjadi anggota Badan Pekerja Komite Nasional Rabithah Alam Islami di Mekah Al-Mukaromah
 
red: abu faza