Ribuan peziarah Iran berkumpul di kota yang dianggap suci oleh kaum Syiah di Karbala pada hari Ahad (11/09/2016) setelah tidak diizinkan mengikuti ibadah tahunan haji di Makkah. Sebelumnya, akhir Mei lalu, Iran menyalahkan pemerintah Arab Saudi yang dinilai “menyabotase” dan gagal menjamin keselamatan para peziarah atas musibah di Mina. Hubungan antara kedua negara ini menurun setelah ratusan warga Iran meninggal pada tragedi Haji tahun lalu dan setelah Riyadh memutuskan hubungan diplomatik dengan Iran ketika kantor Kedutaannya di Tehran diserang pada awal Januari karena pengeksekusian ulama Syiah Syeikh al-Nimr.

Sempat menjadi trending topik di medsos, haji ala Kaum Syiah ini-pun terlihat di layar kaca, Indosiar. Dengan Tagline “Pelaksanaan Ibadah Haji : Jutaan Kaum Shiah Wukuf di Karbala” Indosiar menyiarkan video berdurasi singkat suasana wukuf ala Syiah. Baca juga Tiga Alasan Mengapa Kita Menolak Syiah

Sebagaimana dilansir SkyNews Arabia, Otoritas Irak mengatakan tahun ini 1437 H (2016) sekitar satu juta warga Syiah Iran mengunjungi Irak untuk melaksanakan haji, atau yang mereka sebut ‘ziarah arafah’. Mereka mengunjungi masjid Imam Husain di Karbala.

Pelaksanaan Haji ala Syiah  ini dibiayai sendiri oleh pemerintah Iran dengan menempatkan petugas dan pelayan jamaah haji yang didatangkan langsung dari Iran. Para pelayan jamaah haji tersebut diambil dari pihak keamanan Iran. Usaha Iran memecah belah umat Islam sangat terlihat dengan membelokkan ibadah haji yang seharusnya ke Makkah, Saudi Arabia menjadi ke Karbala di Irak. Naudzubillah!
Ed : Muttaqin/SkyNewsArabia/Hidayatullah