Indonesia sejak lama sudah mengalami berbagai krisis, di antaranya krisis moneter yang menyebabkan nilai tukar rupiah anjlok, krisis moral yang menyebabkan orang tidak malu melakukan kejahatan seperti korupsi dan tindak kriminal.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Umum Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia Drs. Mohammad Siddik, MA saat sambutan di acara Haflah Idul Fitri 1437 H KB DDII di gedung Menara Da’wah Dewan Da’wah jl Kramat Raya 45, Jakarta, hari Sabtu 30 Juli 2016.

Sedangkan krisis yang menyelimuti internal umat Islam sendiri, Siddik melanjutkan, adalah krisis pendidikan. Hal itu disebabkan dikotomi antara materi pelajaran umum dan agama, sehingga menyebabkan pemisahan sekolah secara kelembagaan dan efek-efek negatif lainnya.

Indonesia membutuhkan pendidikan yang terintegrasi, “yaitu penggabungan ilmu agama dan umum dan harusnya tidak ada dikotomi antara keduanya.” tutupnya.[tamam]