Innalillahi wa innailaihi rajiuun. Keluarga besar Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia berduka. Salah seorang tokoh seniornya, Ustadz Kiagus Mahmud Fauzi Agustjik meninggal dunia, Senin 16 Oktober 2017, pukul 21. 43 WIB. Ustadz Agustjik meninggal dalam usia 73 tahun.

“Telah wafat kakanda kita tercinta, pembimbing kita untuk istiqamah di jalan harakah dakwah, guru kita yg mulia, Kiagus Mahmud Fauzi Agustjik (usia 73 tahun), pada hari Senin, tanggal 16 Oktober 2017, pukul 21.43 WIB. Semoga beliau wafat dengan husnul khatimah,” bunyi pesan tertulis yang tersebar di sejumlah wa group Dewan Da’wah, Selasa pagi (17/10/2017).

Disebutkan, alamat duka berada di Jalan Raden Patah, Gang Abdullah No 2 RT.03/01, Parung Serab, Ciledung, Tangerang.

“Mohon dimaafkan segala kesalahannya. Dan mohon doanya semoga diterima semua amal ibadahnya dan diampuni segala dosa-dosanya,” pungkas pesan tersebut.

Sebagai informasi Ustaz Kiagus Mahmud Fauzi Agustjik adalah putra almarhum KMS Agustjik, sekretaris mantan Perdana Menteri sekaligus pendiri DDII Mohammad Natsir. Almarhum juga anggota tim yang menerjemahkan Buku Putih Dewan Mahasiswa ITB 1978 sehingga perjuangan mahasiswa ITB bergema ke Timur Tengah dan seluruh dunia. Dia juga seorang ustaz yang ahli dalam bidang ushul fiqh, ilmu fiqh, dan asbabun nuzul.

Selain itu, Ustaz Kiagus Mahmud Fauzi Agustjik juga seorang tokoh yang vokal menentang eksistensi aliran sesat Ahmadiyah. Bahkan ia pernah mengajak mubahalah tokoh Ahmadiyah.

Sumber : Suara Islam