Sejumlah warga yang melakukan I’tikaf di dalam masjid Al-Aqsha pada Ahad (25/6) kemarin mengalami luka setelah penggerebekan pasukan penjajah zionis ke arena komplek masjid Al-Aqsha, melepaskan gas air mata dan kekerasan terhadap jamaah.
Sekelompok warga pemukim menggerebek masjid Al-Aqsha di bawah penjagaan keamanan dari pasukan Israel. Jamaah I’tikaf menghadang penggerebekan ini namun pasukan Israel menyerang mereka dengan gas air mata dan pukulan gagang senapan.
Bulan Sabit Merah Palestina mengatakan, sebanyak 5 warga I’tikaf yang terluka akibat kekerasan Israel. Sebagian mereka terluka oleh tembakan dan lainnya tersedak gas air mata dan seorang lainnya memar-memar akibat serangan.
Media masa melansir menyatakan beberapa hari lalu bahwa pasukan Israel akan menghalangi warga pemukim yahudi untuk menggerebek selama 10 hari terakhir bulan Ramadhan namun apa yang terjadi hari ternyata berbeda. Pasukan Israel justru mendukung aksi penggerebekan ini. Sementara jamaah I’tikaf menghadang mereka.