“Salah satu faktor yang membuat Erdogan berhasil menggagalkan kudeta di turki adalah berkat Rahmat Allah. Kudeta hanya berlangsung 5-6 jam kemudian berhasil digagalkan. Pekikan takbir menggema seantero Turki menyusul seruan Erdogan mengajak rakyat menolak kudeta”.

Demikian disampaikan KH. Abdul Rasyid Abdullah Syafi’i mengawali ceramahnya dalam acara Haflah Idul Fitri 1437H Keluarga Besar Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia yang berlangsung di aula masjid Al Furqan, (Sabtu, 30 Juli 2016).

Kyai Rasyid menyebutkan, kebetulan pada saat itu (5 Syawwal) dirinya tengah berada di Turki. Setidaknya berjarak 5 KM dari ibukota Turki, kota Ankara. Suasana tidak kondusif hingga akhirnya ketua rombongan melarang untuk keluar dari hotel, karena sedang terjadi kudeta. Namun, alhamdulillah  5-6 jam kemudian keadaan berangsur pulih dengan turunnya masyarakat Turki turun ke jalan-jalan menolak kudeta.

Kyai Rasyid mengatakan sangat kagum dengan sosok Erdogan. Mengingat sebelum kejadian kudeta tersebut, Kyai Rasyid pernah mendengar ceramah dan bacaan Al Qur’an Erdogan yang fasih dan benar panjang pendeknya. Sosok seperti inilah yang dirindukan umat Islam di Indonesia. Pemimpin yang selalu dekat kepada Sang Pencipta-Nya. Oleh karena itulah, melalui ceramah singkat tersebut, Kyai Rasyid menghimbau kepada jama’ah khususnya warga Jakarta untuk berpartisipasi dalam pemilihan Gubernur pada tahun 2017 mendatang. Dan wajib untuk memilih pemimpin yang Muslim. Karena haram hukumnya, seorang muslim memilih pemimpin dari orang-orang kafir. Sebagaimana Fatwa yang telah dikeluarkan oleh MUI beberapa waktu yang lalu.

Ed : Muttaqin