Banjir bandang akibat luapan air Sungai Cimanuk di Kabupaten Garut, Selasa (20/9/2016) malam, menyebabkan kerugian jiwa, fisik, harta, bangunan, infrastruktur, dan lahan pertanian di 7 kecamatan. Meliputi Kecamatan Bayongbong, Samarang, Tarogong Kidul, Garut Kota, Karangpawitan, Wanaraja, dan Kecamatan Banyuresmi.

Hingga Ahad (25/9) korban tewas yang ditemukan 33 orang; Luka ringan 47 orang, luka berat 12 orang, rawat inap 4 orang, warga yang masih hilang 15 orang, dan pengungsi sebanyak 735 orang.

Air bah juga menyebabkan 633 unit rumah terendam, 57 rumah hanyut, dan sejumlah fasilitas umum terendam seperti  RSUD Dr Slamet Garut, Kantor Kecamatan Tarogong Kidul, Rumah Sakit Paru-paru, dan SLB C YKB Garut.

Banjir bandang juga menyebabkan kerusakan pada beberapa instalasi produksi, jaringan distribusi utama dan instalasi-instalasi penunjang sarana air bersih PDAM Tirta Intan Garut.

Kerusakan berat menimpa jaringan distribusi utama dari mata air Cibuntu dan Sasak Rawayan menuju Cibunar. Akibatnya, aliran air untuk 702 konsumen/pelanggan terhenti.

Selain itu, jaringan pipa distribusi utama Tarogong Kidul di Jembatan Cikamiri terputus. Ini menyebabkan terhentinya aliran air untuk 9.124 konsumen.

Untuk membantu memenuhi kebutuhan air minum, sejak hari pertama beroperasi pada Rabu (21/9), Posko LAZIS Dewan Dakwah di Jalan Gordah Desa Jayawaras, Kec Tarogong Kidul, Garut, melakukan operasi air.

‘’Kami melakukan operasi air berupa supply air minum untuk memenuhi tangki-tangki penampungan air di lokasi pengungsi. Juga  menyediakan tangki air di lokasi yang masih membutuhkan,’’ tutur Ahmad Agung, Ketua Posko LAZIS Dewan Dakwah, Ahad (25/9).

Setiap hari, lanjut Agung, poskonya mendistribusikan air sebanyak 15 ribu liter ke sejumlah titik pengungsi. Misalnya di RW 10 dan 19 Bojong Sudika (Cimacan), Kel Haur Panggung, Tarogong Kidul.

Titip dropping air lainnya adalah dapur umum Polres Garut, dapur umum Poskos Bersama FOZWIL Jabar,  SMA PGRI Kampung Lame Desa Mekarsari, dan Masjid Jami Jayawaras.

Sedang tangki air berkapasitas 1000 liter dibagikan untuk Posko Masjid Jayawaras, Kampung Lame Mekarsari, Bojong Sudika RR 19, dan  dapur umum Polres Garut di Tarogong Kidul.

Agung mengatakan, dalam pendistribusian air minum, poskonya bekerjasama dengan Polres Garut dan prajurit TNI dari kesatuan Kostrad. Para personil TNI Angkatan Darat ini merupakan bagian dari lebih 1000 personil TNI yang dikerahkan untuk menanggulangi bencana Garut.

Posko Polres Garut, selain melayani kebutuhan  air korban bencana, juga memenuhi keperluan para relawan. Sedang prajurit TNI bahu-membahu dengan relawan LAZIS Dewan Dakwah menyuplai air minum langsung kepada para korban.