Di Tahun 2015 ini Kepengurusan Dewan Da’wah Pusat akan berakhir dan pada bulan September yang akan datang direncanakan diadakan Silaturrahim Nasional (SILATNAS) Dewan Da’wah yang salah satu agendanya adalah memilih Kepengurusan Dewan Da’wah Pusat periode 2015 hingga 2020

Kepada Dewan Da’wah News, Sekretaris Umum Dewan Da’wah Ustadz Amlir Syaifa Yasin mengatakan bahwa disisa usia kepengurusan periode ini, Pengurus ingin terus membenahi organisasi Dewan Da’wah agar dalam periode yang akan datang dapat menjadi organisasi yang lebih baik dari sebelumnya.

 “Agenda Rakernas ini direncanakan adalah membahas program kerja 2015  yang terdiri dari pembenahan organisasi dari pusat hingga daerah serta kabupaten binaan, pembenahan langkah da’wah dan program kaderisasi baik da’i maupun kepemimpinan dewan Da’wah didaerah yang akan menempati struktur kepe-ngurusan Dewan Da’wah di daerah.”, ujar Sekum Dewan Da’wah.

Selain itu, tambah Amlir, dalam Rakernas ini akan dirumuskan juga bagaimana memperkuat langkah da’wah dalam mewujudkan sela-matkan indonesia dengan da’wah termasuk pengembangan pendidikan STID Mohammad Natsir dengan membuka beberapa ADI di setiap Provinsi dan kabupaten/kota yang memungkinkan.

“Yang tidak kalah pentingnya juga adalah bagaimana memperkuat sumber-sumber keuangan melalui pemanfaatan asset-asset wakaf diseluruh Indonesia agar menjadi produktif dan pengembangan unit-unit usaha, serta pengembangan gerakan wakaf uang dan sebagainya”, tutur Ustadz Amlir

Penguatan sumber dana ini, tutur ustadz Amlir, menjadi salah satu hal yang sangat penting, karena dengan adanya sumber dana, Dewan Da’wah dapat menjadi lembaga yang mandiri, sehingga dapat menjalankan program kerjanya dengan baik.

Rakernas dijadwalkan berlangsung dari tanggal 27 Februari hingga 1 Maret 2015 dan bertempat di Kantor Pusat Dewan Da’wah Gedung Menara Da’wah Jakarta Pusat.

Selain Pembina, Pengurus dan Pengawas, Rakernas akan diikuti oleh seluruh Ketua Dewan Da’wah tingkat Provinsi di Indonesia. Dalam Silaturrahim Nasional (Silatnas) medio Oktober 2010 yang lalu, Dewan Da’wah telah menetapkan garis-garis besar kebijakan dan program kerja untuk periode kepengurusan 2010 sampai 2015 yang menjadi landasan bagi pengurus Dewan Da’wah dalam menjalankan roda organisasi Dewan Da’wah.

 ”Rakernas ini dilaksanakan sebagai penjabaran dari program-program yang dihasilkan dalam Silatnas dan disosialisasikan kepada Pengurus Dewan Da’wah yang ada di daerah-daerah.”, ujar Amlir. (Rusdi)