acehMuslimat Dewan Da’wah Aceh kembali menggelar kegiatan pendampingan keagamaan bagi warga lembaga pemasyarakatan (lapas) perempuan di Lhoknga. Kegiatan ini merupakan  kerja sama dengan Badan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (BP3A) Provinsi Aceh.
 
Pendampingan keagamaan yang akan berlangsung selama dua setengah bulan ini dibuka pada hari Rabu, 9 September 2015 oleh Kepala BP3A, yang diwakili oleh Bapak Syahrizal menggantikan Ibu Dahlia yang pada waktu yang sama mempunyai agenda ke Sabang.
 
Dalam sambutannya, pihak BP3A menyampaikan agar warga binaan benar-benar memanfaatkan kesempatan ini, karena tidak semua lapas mendapatkan pembinaan keagamaan. Hal ini berkaitan dengan waktu dan juga keterbatasan anggaran. Lebih lanjut disampaikan bahwa kegiatan ini juga merupakan dorongan dari Gubernur Aceh untuk terus melalukan hal hal yang bermanfaat meskipun itu kecil dilakukan. Selain itu, diharapkan kepada warga binaan untuk tetap sabar dalam menjalani kehidupan ini.
 
Sementara Perwakilan dari rutan lhoknga ibu Vera Devi dalam arahannya mengharapakankepada pihak BP3A dan Muslimat Dewan Da’wah Aceh agar kegiatan ini terus belanjut tidak hanya terbatas pada 10 pertemuan atau tidak hanya untuk sebagian warga lapas saja. Karena pembinaan keagamaan merupakan hal yang sangat urgen diperlukan oleh warga lapas perempuan Lhoknga. Kami sangat berterima kasih kepada BP3A dan Muslimat Dewan Da’wah Aceh yang sudah dua tahun ini melakukan pembinaan keagamaan ini di Lapas Lhonga.
 
Pembinan yang diikuti oleh 20 orang warga lapas ini diisi dengan materi-materi ibadah praktis dan motivasi sehingga diharapkan kepada peserta dapat melaksanakan ibadah dengan baik dan benar serta memiliki semangat untuk menatap masa depan sehingga  tidak pasrah, apalagi putus asa dengan kondisi yang dihadapi. Setiap manusia tidak luput dari salah dan silap, dan sebaik orang yang berbuat salah adalah memohon ampun dan taubat kepada Allah Swt. demikian pesan ketua Muslimat Dewan Da’wah di hadapan peserta.
 
Bagi muslimat Dewan Da’wah Aceh, kegiatan pembinaan warga lapas ini bersinergi dengan program Dewan Da’wah pusat di Jakarta yang sudah mengadakan kesepakatan kerjasama (MoU) dengan Kementerian Hukum dan Hak Azasi Manusia Republik Indonesia pada tahun 2010, ketika menteri dijabat oleh Dr. H. Patrialis Akbar, SH, MH,  untuk melakukan kegiatan da’wah di lapas, papar panitia pelaksana.
 
Banda Aceh, 9 September 2015
 
 
Roslaila Usman Latief
 
Sekretaris Muslimat Dewan Da’wah Aceh