Sebuah Al Quran hasil tulisan tangan yang berusia 47 abad (470 tahun) dalam waktu dekat akan dipamerkan di Smithsonian, Washington DC, Amerika. Pagelaran tersebut memang dikhususkan untuk memamerkan manuskrip kuno Islam dan kitab sucinya.

Alquran tersebut langsung didatangkan dari Museum of Turkish and Islamic Arts, yaitu sebuah museum dan pusat seni Islam yang sudah berusia lebih dari 100 tahun di Istanbul, Turki.

Rupanya, pihak panitia acara nantinya juga akan memamerkan 18 Alquran lokal yang tersimpan di pusat galeri Freer Gallery of Art dan M.Sackler Gallery. Dalam pameran tersebut akan terdapat munuskrip-manuskrip kuno yang ditemukan di Turki dan Afghanistan kisaran abad ke-8 dan ke-17.

Untuk meramaikan acara, dalam pameran itu akan diselenggarakan beberapa seminar dan diskusi seputar kesenian Islam, presentasi juru kunci museum Islam, seni tangan ramah lingkungan, kisah-kisah Islam, foto-foto seni dan demonstrasi seni tulis (kaligrafi) arab.

Acara ini diselenggarakan atas kerjasama Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Turki dan Museum Smithsonian dengan tema, “The Art of Qur’an: Treasures from the Museum of Turkish and Islamic Arts.” Acara akan berlangsung 22 oktober 2016 – 20 februari 2017.

Ed: Tamam | Middleeastmonitor