Pada Acara pelatihan calon Da’i Tersebut dihadiri oleh Ketua Umum Dewan Da’wah Pusat  K.H. Syuhada Bahri,  Ketua Dewan Da’wah Provinsi  Lampung K.H. M. Nazir Hasan dan Pengurus Dewan Da’wah Provinsi, Ketua Dewan Da’wah Lampung Timur Ust. Drs. Sukmana Adras dan Pengurus Dewan Dakwah Lampung Timur, Kepala kanDepAg Lampung Timur. Acara pelatihan Calon Da’i diikuti oleh 35 peserta calon da’i dari 10 kecamatan yang ada di Kabupaten Lampung Timur dan juga dari MahaSantri Akademi Dakwah Islam Metro.

 

Dalam sambutannya Ketua Dewan Da’wah Lampung Timur Drs. Sukmana Adras menjelaskan bahwa bagaimana tingkat kompleksitas dakwah Islam di Kabupaten Lampung Timur yang menjadi daerah lintas kabupaten, setelah kabupaten Lampung Selatan. Kondisi social masyarakat yang majemuk. Kondisi pertumbuhan social ekonomi yang belum merata dan pemahaman keislaman yang relative masih rendah. Sehinga sangat mempengaruhi medan dakwah dan lahan pahala, sehingga sangat diperlukan sebuah formulasi yang tepat secara teknis dan tenaga atau juru dakwah yang memiliki fleksibelitas tinggi. selain itu  ust. Sukmana mengatakan masih sedikitnya Kegiatan dakwah Islam yang telah dilakukan masih relative kecil dengan volume kegiatan masih sangat terbatas, disebabkan kualitas SDM sebagai Da’i masih kurang memadai.

 

Pada kesempatan yang sama pada pembukaan acara kepala Kandepag kabupaten Lampung Timur dalam sambutannya beliau mengatakan perlu adanya sinergisitas antar ormas islam dalam upaya memajukan Da’wah di Lampung Timur karena Da’wah tidak mungkin bisa hanya dipikul oleh Departemen Agama, maka dengan pelatihan calon Da’i ini bisa membentuk Da’i yang mampu diterjunkan dimasyakat dalam membentuk masyarakat yang islami.  selain itu beliau juga mengapresiasi peran serta Dewan Da’wah kabupaten Lampung Timur dalam ikut serta menjaga kerukunan umat beragama. Setelah memberikan sambutannya beliau membuka acara pelatihan calon Da’i Dewan Da’wah di Kabupaten Lampung Timur.

 

Acara yang berlangsung selama 2 hari itu berjalan cukup baik, materi yang disampaikan oleh K.H. Syuhada Bahri, dan juga Pemateri dari Dewan Da’wah Provinsi Lampung bisa diterima oleh peserta dengan baik dan juga memotivasi peserta dalam berdakwah. Pada akhir acara pesrta bersepakat pelatihan ini tidak berhenti sampai acara selesai namun akan dilakukan Follow Up dengan mengadakan pertemuan Da’i minimal 1 bulan sekali yang diadakan oleh Dewan Da’wah Kabupaten Lampung Timur.(ddl)