Makassar ( ANTARA Sulsel) – Sebanyak 80 Pengurus Dewan Dak`wah Islamiyah Indonesia (DDII) Sulawesi Selatan usai dilantik Ketua Umum DDII Pusat Mohammad Shiddik, menyatakan langsung bekerja menyusun progam jangka pendek dan jangka panjang.

“Setelah pelantikan Sabtu(28/11), kami langsung bekerja sesuai hasil rapat kerja dirangkaiakan seminar nasional. Rapat kerja membahas program satu tahun,” kata pengurus DDII Sulsel Muhammad Nursan di Makassar, Minggu.

DDII Sulsel dipimpin Prof Dr Alimin Maidin masa jabatan 2015-2019 telah memberikan petunjuk setalah rapat kerja penyusunan program kerja satu ke depan dengan membuka kerja sama dengan berbagai pihak.

“Saat ini kami menjalin kerja sama dengan Internasional Institut of Islamic Thought atau IIIT berpusat di Virginia, Amerika Serikat untuk pengembangan dakwah temasuk epstemologi islam,” katanya.

Nusran menyebut memang saat ini orang di daerah barat sudah mulai mengembangkan epistimologi untuk mencari hakekat diri, sehingga visi misi dalam pengembangan DDII ini salah satunya pengkaderan untuk menciptakan generasi muda yang mampu membentengi Islam

Lektol Kepala Jurusan FTI UMI Makassar ini menambahkan, dengan pembentukan kaderisasi diharapkan bersedia menyampaikan ilmu yang benar kepada orang lain guna perbaikan serta memperingati masyarakat dari ketimpangan sosial, ketidakadilan, yang terjadi pada masa kini.

“Saat ini banyak kaum intelektual dari barat mulai memperlajari epsitimologi untuk mencari pemahaman ilmu dan hampir semua sadar bahwa islam adalah sebuah solusi pencerahan,” tambahnya.

Sebelumnya, Ketua DDII Sulsel Prof Dr Alimin Maidin mengatakan dengan pelantikan ini maka jalan telah dibuka, salah satu cara efektif dengan melakukan pengkaderan kepada generasi muda menggunakan metode dakwah islamiyah.

“Saat ini dakwah semakin berkembang dengan berbagai metode, tentunya ini cara yang paling jitu untuk dikembangkan, salah satunya memberikan pemehaman masyarakat bahwa banyak aliran sesat yang tidak sesuai ajaran islam,” paparnya.

Pelantikan pengurus DDII Sulsel yakni Ketua Pusat, Mohammad Siddik tersebut dirangkaikan dengan Rapat Kerja sekaligus Seminar Nasional bertajuk “Islamic Epistemology` pada Sabtu 28 November 2015 dihadiri Rektor UNM Prof Arismunandar, Guru Besar pimpinan pondok pesantren Gontor dan sejumlah ulama dan mahasiswa di kampus UNM.

Ketua Umum DDII Pusat Mohammad Shiddik berharap seminar nasional dan diskusi tentang Esptemologi Islam terus dilakukan untuk memberikan pemahaman dan pencerahan bagi masyarakat dan tentunya bagi kalangan intelektual di kampus.