Senator Ahli Dewan Negara Parlemen Malaysia Dr Muhammad Nur bin Manuty mengunjungi Markaz Dewan Dakwah Aceh di Gampong Rumpet, Kecamatan Krueng Barona Jaya, Aceh Besar Rabu (26/10).
Kedatangannya bersama Pembantu Rektor Universiti Selangor (Unisel) Prof Shaharuddin bin Baharuddin, Ph.D, Setiausaha Biro Pemahaman Pemantapan Agama Partai Keadilan Rakyat Mohd. Zawawi Mughni dan mantan ahli parlemen Kuala Kedah Dato’ Ahmad Kassim itu disambut langsung oleh Ketua Dewan Dakwah Aceh Dr Tgk Hasanuddin Yusuf Adan MCL MA dan Direktur Akademi Dakwah Indonesia (ADI) Aceh Dr Muhammad AR M.Ed beserta pengurus lainnya.
Tujuan utama kunjungan senator Malaysia beserta rombongan tersebut adalah untuk menjajaki kerjasama dengan Dewan Dakwah Aceh. Begitu pun kunjungan ini layaknya ajang reunian antara Dr Muhammad Nur bin Manuty yang pernah mengajar di Universiti Islam Antarbangsa Malaysia dengan pengurus Dewan Dakwah Aceh yang pernah belajar disana. Tercatat diantaranya Ketua Dewan Dakwah Aceh Dr Tgk Hasanuddin Yusuf Adan MCL MA, DR Muhamamad AR M.Ed, Syukrinur M.Lis pernah memakai almamater dari salah satu Universitas terkenal di Malaysia tersebut.
Selain itu ia juga berkesempatan bertatap muka dan memberikan kuliah umum kepada mahasiswa Akademi Dakwah Indonesia (ADI) Aceh dan UIN AR-Raniry Banda Aceh. Dalam kuliah umum tersebut, anggota Parlemen dari Partai Keadilan Rakyat ini menguraikan tentang manajemen berdakwah dan fungsinya serta memberi motivasi serta kiat sukses dalam belajar. Ia berharap para mahasiswa harus dapat menguasai sains dan teknologi dan mampu memberi solusi atas segala permasalahan yang ada.
“Fungsi dakwah adalah untuk menegakkan syariat Allah, menegakkan ilmu dan menegakkan akhlak yang mulia. Dakwah harus mengikuti selera zaman. Dari itu kita mesti mampu untuk menyampaikan dakwah dalam berbagai bahasa dan mempersiapkan diri untuk menguasai berbagai ilmu baik ilmu dasar maupun ilmu kontemporer serta ilmu teknologi. Dengan demikinan kita akan berjaya dalam kehidupan ini,”ujarnya.
Sementara itu Ketua Umum Dewan Dakwah Aceh Dr Tgk Hasanuddin Yusuf Adan MCL MA menyambut baik dan mengapresiasi atas kehadiran rombongan dari Malaysia tersebut. Ia juga berterima kasih kepada Dr Muhammad Nur bin Manuty yang telah memberikan kuliah umum kepada mahasiswa ADI binaan Dewan Dakwah Aceh tersebut. Dengan harapan ilmu tersebut dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.
“Kita berharap kedepannya Dewan Dakwah Aceh dan Akademi Dakwah Indonesia (ADI) Aceh ini dapat bekerjasama dalam segala bidang untuk kemaslahatan ummat,” harap Tgk Hasanuddin.
Ed : Muttaqin