Singgung Kartu Pra-Kerja Jokowi, Sandiaga Uno: Nggak Kerja Apa-Apa Malah Digaji

Garut – Capres nomor 01 Joko Widodo memiliki program Kartu Pra-Kerja bagi mereka yang masih menganggur. Program capres petahana ini dikritik Cawapres nomor 02 Sandiaga Uno.

Menurut Sandiaga program Kartu Pra-Kerja yang dikampanyekan capres petahana justru mendidik masyarakat untuk tangan di bawah alias hanya mengharapkan belas kasihan.

“Itu sama saja mendidik masyarakat tangannya di bawah bukan di atas, betul?” ujar Sandi saat membahas hal tersebut di hadapan massa pendukungnya di RM Cibiuk, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Sabtu (09/03/2019) seperti dilansir detik.com.

Selain tidak tepat, menurut Sandi Kartu Pra-Kerja akan membebani anggaran negara. Pemerintah, kata Sandi, seharusnya membantu kalangan tunakarya untuk mandiri dan dapat memperoleh pekerjaan.

“Pemerintah harus bantu mereka untuk mandiri, buka usaha, buat kesempatan mereka membuka lapangan kerja. Jangan kasih kartu, kartu pra-kerja, nggak kerja apa-apa malah digaji,” kata pria yang beken disapa Sandi itu.

Sandi menambahkan, dia dan Prabowo akan mengedepankan kemandirian bagi masyarakat bila terpilih jadi presiden dan wakil presiden.

“Kita kasih kesempatan mereka. Kita kasih kemandirian buat anak-anak muda,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan program Kartu Pra-Kerja capres petahana Joko Widodo menuai polemik. Sebagian kalangan setuju dengan langkah Jokowi yang dianggap bisa memecahkan masalah ekonomi, namun kalangan lainnya mempertanyakan program tersebut yang dianggap tidak tepat. (/*detik)

Foto: kompas