Tentara Myammar telah membunuh sedikitnya 30 orang di desa-desa muslim Rohingya dalam gelombang terbaru yang mereka sebut operasi pembersihan di negara bagian Rakhine yang sedang bergejolak. Sebagaimana dilansir dari BBC, militer Myammar mengaku operasi serangan pembersihan ini menggunakan helikopter tempur dengan menargetkan militan bersenjata di desa-desa Rohingya bagian Rakhine. Dalam operasi tersebut tiga puluh orang termasuk dua militer tewas.

Akan tetapi dalam gambar dan video yang beredar di media sosial menunjukkan wanita dan anak-anak termasuk menjadi korban yang tewas. Pihak berwenang telah memblokir akses ke daerah tersebut sehingga sulit untuk memverifikasi laporan pemerintah tersebut secara independen. Operasi pembersihan ini bermula dari dugaan serangan terhadap penjaga perbatasan negara itu pada tanggal 9 Oktober lalu yang menewaskan sembilan Polisi. Pemerintah Budha Myammar menuduh muslim Rohingya adaah dalang dibalik peristiwa itu. Sejak itu, militer Myammar memburu para muslim Rohingya.

Menurut Reuters, korban tewas sejak peristiwa itu sedikitnya 60 orang dan ditangkap dengan jumlah yang lebih banyak lagi.

Rakhine merupakan rumah bagi sejuta lebih muslim Rohingya yang tidak diakui pemerintah Budha Myammar, telah menjadi tempat kekerasan paling biadab yang dilakukan teroris Budha sejak tahun 2012.

Menurut PBB, Rohingya adalah salah satu minoritas yang paling teraniaya di dunia, mereka tidak diakui sebagai warga negara Myammar dan dituduh imigran illegal dari Bangladesh meski mereka telah hidup di negara itu selama beberapa generasi.

Ratusan orang telah tewas dan puluhan lainnya terpaksa meninggalkan rumah mereka.

Ada banyak saksi menyatakan bagaimana militer Budha Myammar mengeksekusi, memperkosa, membakar dan membunuh muslim Rohingya.

citra-satelit-desa-muslim-rohingya-bersuaralah-16152016

Terbaru sebagaimana dicitrakan dengan gambar satelit definisi tinggi yang dirilis hari Minggu (13/11/2016) ratusan bangunan rumah dan gedung habis dibakar dan dimusnahkan militer Budha Myammar. Pemerintah Budha Myammar menyangkal tuduhan tersebut dengan dalih hanya melakukan operasi pembersihan di wilayah Rakhine.

Ed : Muttaqin | bersuaralah.com