Shehab diterima oleh Direktur Eksekutif LAZIS Dewan Da’wah, Ade Salamun, beserta seluruh stafnya. Mereka bercengkerama dengan ramah dan kekeluargaan selama sekitar satu jam.

 

TIS adalah sebuah lembaga swadaya masyarakat yang dirintis almarhum Syekh Ahmad Yassin. Lembaga ini memiliki program pendidikan kader pejuang dan penghafal Qur’an.

 

Ketua TIS menegaskan, lantaran kaum muslimin tidak bersatu, khususnya negeri-negeri Arab tetangga Israel, maka negara Zionis Yahudi itu leluasa bertindak sewenang-wenang terhadap warga Gaza.

 

Meskipun demikian, imbuh Shehab, Israel dan Amerika tidak pernah bisa mengalahkan Gaza. Penjajahan dan agresi Israel yang dibekingi Amerika, justru membuat Gaza menjadi lahan jihad bagi kaum muslimin di sana.

 

Shehab mengungkapkan, meskipun hampir setiap hari Israel membunuhi mujahid Gaza,  namun Gaza tak pernah kekurangan pejuang. ‘’Saat ini, di Gaza, jumlah kaum lelaki malah jauh lebih banyak dibanding jumlah kaum perempuan, meskipun hampir setiap hari ada mujahid yang gugur,’’ ujar Shehab.

 

Sebab, ia melanjutkan,  Allah SWT memberi karunia kesuburan kepada wanita-wanita Gaza. ‘’Setiap istri di Gaza, punya anak paling tidak sepuluh orang,’’ katanya. Ibunda Shehab misalnya, yang kini berusia 59 tahun, memiliki 14 anak dan 42 cucu.

 

Pertolongan Allah SWT juga tampak dalam berbagai ‘’keajaiban’’ yang menyertai perjuangan rakyat Gaza. Misalnya, ketika sebuah bangunan tempat berlindung 40 warga Gaza dibombardemen Israel hingga hancur lebur, ternyata tak satupun penghuninya tewas.

 

Ada lagi seorang ibu dan dua anaknya yang tetap hidup, meskipun sudah terkubur reruntuhan rumah yang dibom tentara Israel.

 

Sang ibu terbenam sampai sebatas leher, dengan kerudung terlepas dari kepalanya. Kepada Tim Medis yang hendak mengevakuasinya,  ia berkata, ‘’Tolong pakaikan kerudung untuk saya, baru kemudian angkat saya bersama dua anak saya yang terkubur di bawah sini.’’

 

Menurut Shehab, alhamdulillah untuk pangan Gaza tidak masalah. ‘’Allah SWT memberi karunia lahan pertanian yang subur, sehingga kami tidak kekurangan pangan,’’ katanya.

 

Bantuan sebesar Rp 30 juta dari donatur LAZIS Dewan Da’wah, Shehab menambahkan, insya Allah akan sangat mendukung program beasiswa kader pejuang Gaza.

 

‘’Saat ini, di Gaza terdapat 6000 anak Penghafal Qur’an. Dan kami terus menyelenggarakan pendidikan untuk melahirkan generasi Qur’ani dan pejuang. Donasi ini insya Allah sangat bermanfaat untuk itu,’’ ujar Shehab saat menerima sumbangan dari Direktur Eksekutif LAZIS Dewan Da’wah.

 

Ade Salamun menandaskan, Dewan Da’wah melalui LAZIS Dewan Da’wah bersama segenap kaum muslimin Indonesia terus mendukung perjuangan Palestina.

 

‘’Sebelum ini, kami sudah beberapa kali mengirimkan utusan maupun donasi ke Gaza,’’ kata Ade.(nurbowo/lazis dewan da’wah)