Tuntut Pelaku Pembunuhan Imam Palestina ke Mahkamah Internasional

Jakarta-dewandakwah.or.id, Pimpinan  Lembaga dan Organisasi Massa Islam (Ormas Islam) yang tergabung dalam Koalisi Pembebasan Al Aqsha (Al Quds) menuntut pelaku dan semua pihak yang terlibat dalam pembunuhan terhadap Imam Palestina Dr.  Fadho AlBahts diseret ke Mahkamah Pidana Internasional sebagai pelaku kejahatan kemanusiaan. Tuntutan dan desakan tersebut tertuang dalam pernyataan pers  yang ditanda tangani para pimpinan  lembaga dan ormas Islam di Aula Masjid Al Furqan Dewan Dakwah, Jakarta, pada Selasa (24/04/2018).

“Oleh karena itu sudah seharusnya pimpinan politik Israel seperti Perdana Menteri, Menteri Luar Negeri, Menteri Pertahanan dan Direktur Mossad diseret ke Mahkamah Pidana Internasional sebagai pelaku Kejahatan Kemanusiaan (Crimes Againts Humanity)” demikian jelas Ustadz Bachtiar Nashir di depan awak media.

Koalisi Pembebasan Al-Quds juga menghimbau Pemerintah Indonesia untuk mewaspadai dan melakukan iperasi kontra intelijen terhadap operasi Intelijen oleh Mossad di dalam wilayah Indonesia serta bersikap lebih konkrit dalam menghentikan penjajahan zionis Israel terhadap Palestina.

PERNYATAAN PERS

TENTANG

PEMBUNUHAN DR. FADHI ALBATHS

بِسْـــــــــمِ ﷲِالرَّحْمَنِ الرَّحِيم

Janganlah kamu mengira bahwa orang-orang yang gugur di jalan Allah itu mati; bahkan mereka itu hidup disisi Tuhannya dengan mendapat rezeki. [QS. Ali Imran: 169]

اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُه

Sehubungan dengan pembunuhan yang terjadi terhadap Dr. Fadhi Albaths, pada hari ahad tanggal 22 April 2018, kami ormas ormas Islam  yang tergabung dalam Koalisi Pembebasan Al Aqsha (Al Quds) menyatakan ;

  1. Turut bela sungkawa yang sedalam dalamnya atas pembunuhan keji terencana tersebut dan Insya Allah beliau wafat sebagai syuhada.
  1. Bahwa pembunuhan keji tersebut jelas sangat terencana dan dilakukan oleh organisasi intelijen Mossad melalui agen agen mereka yang tersebar diberbagai belahan dunia. Kita sama mengetahui bahwa Mossad sebagai organisasi intelijen Israel laknatullah, sudah terpola dan menjadi kebiasaan mereka melakukan pembunuhan aktifis Palestina diberbagai belahan dunia. Berbagai operasi assasination oleh Mossad adalah tugas resmi dari pimpinan negara Israel laknatullah, oleh karena itu sudah seharusnya pimpinan politik Israel seperti Perdana Menteri, Menteri Luar Negeri, Menteri Pertahanan dan Direktur Mossad di seret ke Mahkamah Pidana Internasional sebagai pelaku Kejahatan Kemanusiaan (Crimes Againts Humanity).
  1. Kepada negara Malaysia, agar segera menemukan pelaku pembunuhan tersebut dan menghukum mati pelaku serta mendorong upaya Internasional untuk menempatkan Israel sebagai Terorism sponsor state.
  1. Menghimbau Pemerintah Indonesia untuk mewaspadai dan melakukan iperasi kontra intelijen terhadap operasi Intelijen oleh Mossad di dalam wilayah Indonesia serta bersikap lebih konkrit dalam menghentikan penjajahan zionis Israel terhadap Palestina.

Demikian kami sampaikan.

Jakarta, 24 April 2018

وَالسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Koalisi Pembebasan Al Aqsha (Al Quds)

  1. KH. M. Siddiq MA (DDII)

  2. KH. Abdul Rosyid AS (Perguruan As Syafi’iyah)

  3. KH. M. Alkhattat (FUI)

  4. KH Arifin Ilham (Majelis Az Zikra)

  5. KH Fikri Bareno (Ittihadiyah)

  6. KH Ahwan (JAS)

  7. KH M Abu Jibril (Majelis Mujahidin)

  8. KH A. Shobri Lubis (FPI)

  9. KH .Muhammad Zaitun Rasmin (Wahdah Islamiyah)

  10. KH A Syuhada (Sabiluna)

  11. KH. Feri Nur (KISPA)

  12. Ust. Bernard AJ (PA 212)

  13. Bpk. Ibnu Baskoro (Darrussallam)

  14. Dr. Jeje Zaenudin (PP Persis)

  15. H Usama Hisyam (Parmusi)

  16. Ust Buchori Muslim (Parmusi)

  17. H Joko Adi Wibowo (PW KB PII Jakarta)

  18. H Ismet (SAPA Islam)

  19. Yoserizal Geneng (SAPA Islam)

  20. Munarman ( An Nashr Institute)

  21. KH Bachtiar Nasir (AQL)

Humas Dewan Dakwah