Bangsa Indonesia lahir dari sebuah pergolakan sejarah yang sangat panjang. Dalam perjalanannya bahkan hingga saat ini, teramat banyak pengorbanan yang diberikan rakyat khususnya umat Islam dalam merebut, mempertahankan, dan mengisi kemerdekaan ini.

Demikian disampaikan Ketua MPR Zulkifli Hasan dalam seminar Mosi Intergral M Natsir Upaya Pemersatu Bangsa di Gedung Merdeka Kota Bandung, Jawa Barat, Sabtu (05/08/2017).

Zulkifli menambahkan, di tengah kondisi yang tidak menentu, bangsa Indonesia khususnya di awal kemerdekaan dengan terbentuknya Republik Indonesia Serikat (RIS) tahun 1950, maka Mosi Intergral M Natsir mampu menyelamatkan bangsa Indonesia dari perpecahan.

“Di sinilah tampilnya tokoh Muslim M Natsir sebagai lokomotif dalam mempersatukan kembali NKRI yang hampir hancur dan berpecah belah,” tegas Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) ini.

Zulkifli mengatakan, lahirnya Mosi Integral tersebut salah satu bukti bahwa umat Islam yang kala itu diwakili oleh M Natsir tidak ingin Indonesia terpecah belah. Hal ini juga merupakan bukti bahwa umat Islam sangat mencintai NKRI.

“Jika ada tuduhan umat Islam anti Pancasila, anti kebinekaan bahkan anti NKRI, maka sesungguhnya kelompok tersebut tidak tahu dan tidak paham sejarah lahirnya bangsa Indonesia yang diwarnai pengorbanan umat Islam,” tandasnya.

Untuk itu, ia mengaku prihatin dimana ada kelompok yang mengklaim dirinya “paling Pancasila” dan paling cinta NKRI dengan menafikan kelompok lain khususnya umat Islam. Menurutnya sikap tersebut justru dapat membahayakan karena dapat memicu disintegrasi bangsa.

Muttaqin | hidcom