Seminar Industri Halal Melayu

Dewan Da’wah News, Pekanbaru – Provinsi Riau yang terkenal dengan adat Melayu Islam dikuatkan dengan masyarakatnya memiliki kesadaran untuk mempertahan adat keagamaannya. Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI) menyelenggarakan Seminar Industri Halal dan Bazar Lifestyle UMKM di Hotel Purnama, Pekanbaru pada Sabtu (16/3/2019).

Acara tersebut dihadiri oleh Gubernur Riau, DPRD Provinsi Riau, Lembaga Adat Melayu (LAM) Provinsi Riau, Wali Kota Pekanbaru, Konsulat Malaysia, LPPOM MUI Riau, Srikandi Melayu Asia dan para pelaku usaha UMKM seputar Pekanbaru.

Seminar dibuka oleh Wakil Walikota Pekanbaru Ayat Cahyadi dalam sambutannya dia mengatakan bahwa visi seminar industri halal ini sudah sesuai dengan visi dan misi kota Pekanbaru.

“Seminar ini sangat membantu visi misi walikota Pekanbaru dalam mewujudkan kota Pekanbaru menjadi Smart City Madani ini adalah visi awalan Pekanbaru 2025 yaitu menjadikan Kota Pekanbaru sebagai pusat perdagangan dan jasa dengan landasan iman dan taqwa,” ujarnya

Dmdi lahir tahun 2000, didasari oleh keinginan luhur para pendiri pendiri yang mempunyai semangat ke-Melayuan yang sangat kuat di Nusantara ini, jika dilihat sejarah berdirinya salah satu adalah putra riau yakni mantan Sekretaris Daerah Riau Drs. H. Rustam Abrus. Juga bapak H. Rusli Zainal

Kemudian Gubernur Provinsi Riau Datok Tan Sri H. Muhammad Ali Bin Muhammad Rustam saat menyampaikan sambutannya sambil mengutip salah satu ayat suci Al Quran surat Al Baqarah ayat 168 yang artinya: “Wahai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik dan apa yang terdapat di bumi dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syaitan, sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagimu.” Dia mengatakan

“Setiap warga negara Republik Indonesia dijamin hak konstitusional oleh UUD 45, hak untuk memperoleh kehidupan yang layak termasuk hak untuk mengkonsumsi pangan dan produk produk lainnya. Di dalam ajaran Islam, makanan bagi umat Islam bukan hanya sekadar memenuhi kebutuhan secara lahiriah akan tetapi juga bagian dari kebutuhan spiritual yang mutlak dilindungi, “ katanya.

Raja Susi Dewi Yanti saat diwawancarai soal indikasi diadakannya seminar adalah agar pelaku usaha UMKM dapat mencapai kehalalan yang hakiki.

“Seminar industri halal memberikan edukasi kepada UMKM agar lebih baik lagi dan juga mencapai kehalalan yang sempurna,” ucapnya.

Tujuan diselenggarakannya acara ini adalah untuk memberikan edukasi kepada UMKM agar nantinya dapat bersaing dalam skala ekonomi yang lebih luas dengan produk halal sebagai andalan.

Reporter: Taslim

Editor: Tamam