Da'wah Synergy Summit 2026 Sukses Digelar, Momentum Bersejarah Kolaborasi Ormas Islam Lampung Dalam Meperkuat Akidah Umat
Bandar Lampung, dewandakwah.or.id – Semangat kolaborasi antarlembaga dakwah mewarnai penyelenggaraan Da'wah Synergy Summit 2026 yang berlangsung pada 1–2 Agustus 2026 di Hotel G Syariah, Bandar Lampung. Mengusung tema "Kolaborasi Cerdas Kuatkan Akidah Umat", kegiatan ini menjadi tonggak penting dalam mempererat sinergi organisasi-organisasi Islam di Provinsi Lampung dalam menghadapi berbagai tantangan pembinaan umat.
Bandar Lampung, dewandakwah.or.id – Semangat kolaborasi antarlembaga dakwah mewarnai penyelenggaraan Da'wah Synergy Summit 2026 yang berlangsung pada 1–2 Agustus 2026 di Hotel G Syariah, Bandar Lampung. Mengusung tema "Kolaborasi Cerdas Kuatkan Akidah Umat", kegiatan ini menjadi tonggak penting dalam mempererat sinergi organisasi-organisasi Islam di Provinsi Lampung dalam menghadapi berbagai tantangan pembinaan umat.
Diselenggarakan oleh Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia Provinsi Lampung bersama PW Muhammadiyah Lampung, DPW Hidayatullah Lampung, Gerakan Mubaligh Islam (GMI) Lampung, dan Korps Mubaligh Islam (KMI). Sebanyak 180 peserta dari berbagai kabupaten dan kota di Lampung mengikuti kegiatan ini. Mereka merupakan utusan dari Dewan Dakwah, Muhammadiyah, Hidayatullah, 'Aisyiyah, Muslimat Dewan Dakwah, KMI, serta berbagai lembaga dakwah lainnya.
Forum ini menjadi ruang silaturahmi, konsolidasi, sekaligus penguatan sinergi antarlembaga dalam merumuskan langkah-langkah strategis menghadapi berbagai persoalan umat, khususnya dalam pembinaan akidah di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.
Ketua Panitia, Ustadz Aidi Afrian, S.Sos.I, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas suksesnya penyelenggaraan kegiatan tersebut. Menurutnya, Da'wah Synergy Summit menjadi bukti bahwa umat Islam mampu bersatu dalam semangat dakwah dan pelayanan kepada umat.
"Alhamdulillah, kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa umat Islam mampu bersatu dalam satu visi dakwah. Kami juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh donatur yang telah memberikan dukungan, baik dalam penyediaan konsumsi maupun fasilitas penginapan bagi peserta. Semoga seluruh rangkaian kegiatan ini menjadi bekal bagi para dai untuk semakin optimal melayani umat," ujarnya.
Sementara Ustadz Ibnu Arifin, Pimpinan Korps Mubaligh Islam (KMI), dalam sambutannya mengulas perjalanan KMI sejak berdiri pada dekade 1990-an. Ia menjelaskan bahwa KMI berawal dari penyediaan khatib Jumat, kemudian berkembang menjadi lembaga yang aktif membina takmir masjid, majelis taklim, hingga berbagai program pembinaan umat.
"Sinergi yang telah terbangun hari ini merupakan modal besar bagi gerakan dakwah di Lampung. Semoga kerja sama ini terus diperkuat sehingga pembinaan umat dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan," ujarnya penuh harap.
Sementara itu, Prof. Dr. H. Sudarman, M.Ag., Pimpinan PW Muhammadiyah Lampung, mengajak peserta mengambil pelajaran dari sejarah masuknya kolonialisme ke Nusantara yang disertai misi keagamaan. Menurutnya, pemahaman sejarah penting agar umat Islam mampu menyiapkan strategi dakwah yang tepat.
"Tantangan dakwah akan selalu ada. Karena itu umat Islam harus memiliki pemahaman agama yang kokoh, persatuan yang kuat, serta strategi dakwah yang cerdas agar mampu menjaga akidah masyarakat," ungkapnya.
Arahan penutup disampaikan oleh Ketua Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia Provinsi Lampung, KH. M. Yani Marjas. Ia berbagi pengalaman mengenai tantangan akidah yang kerap ditemui ketika berdakwah di berbagai wilayah Lampung.
"Pembinaan umat tidak dapat dilakukan secara parsial. Dibutuhkan kehadiran para dai, pembinaan yang berkesinambungan, serta kolaborasi erat antarorganisasi Islam agar dakwah benar-benar memberikan solusi bagi persoalan masyarakat," tegasnya.
Prosesi pembukaan ditandai dengan saling berjabat tangan antar pimpinan organisasi dan lembaga dakwah sebagai simbol persatuan, ukhuwah, dan komitmen membangun sinergi dakwah di Provinsi Lampung.
Setelah pembukaan, peserta mengikuti berbagai sesi materi dan diskusi interaktif yang menghadirkan narasumber berkompeten. Berbagai isu strategis mengenai tantangan dakwah kontemporer, penguatan akidah, hingga strategi pembinaan masyarakat dibahas secara mendalam.
Sebagai hasil penting dari forum ini, seluruh organisasi dan lembaga yang hadir bersepakat membentuk Forum Komunikasi Dakwah yang akan dituangkan dalam bentuk perjanjian kerja sama. Forum tersebut diharapkan menjadi wadah koordinasi dan kolaborasi dalam menghadapi berbagai persoalan umat, di antaranya gerakan pendangkalan akidah, penyimpangan perilaku seksual, maraknya judi daring, pinjaman online yang merugikan masyarakat, serta berbagai persoalan sosial-keagamaan lainnya.
Melalui Da'wah Synergy Summit 2026, diharapkan terbangun kolaborasi dakwah yang semakin kokoh, mempererat ukhuwah Islamiyah, menjaga kemurnian akidah, serta menghadirkan dakwah yang bijaksana, ilmiah, dan membawa maslahat bagi masyarakat luas.
Humas Dewan Dakwah
Reportase: Dewan Dakwah Lampung
Editor: Abu Dzakir
Berita Terkait
Berita
Liputan Nasional Sepekan Pendidikan Dewan Dakwah (26 Oktober – 01 November 2026)
Jakarta, dewandakwah.or.id - Bidang Pendidikan Dewan Da’wah terus berkomitmen memperkuat pendidikan Islam dan kaderisasi da’i melalui berbagai kegiatan di lembaga pendidikan Dewan Da’wah di seluruh Indonesia. Pada 26 Oktober, Akademi Da’wah Indonesia (ADI) NTB melaksanakan kegiatan belajar mengajar (KBM), sementara ADI Lampung menggelar halaqah Al-Qur’an rutin sebagai bagian dari pembinaan mahasiswa.
Berita
Ketua Umum Dewan Dakwah Hadiri Silaturahmi Bersama Menteri Koperasi, Bahas Penguatan Ekonomi Umat dan Kondisi Nasional
Jakarta, dewandakwah.or.id — Ketua Umum Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia, H. Fathurrahman Mahfudz, BIRK, MM., menghadiri pertemuan silaturahmi dan pengarahan (briefing) bersama Menteri Koperasi Ferry Juliantono serta sejumlah pimpinan organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam nasional, Rabu (4/11/2026).
Berita
Dewan Dakwah Terima Kunjungan 30 Da'i Muda dari 6 Negara, Perkuat Sinergi dan Kaderisasi Dakwah Internasional
Jakarta, dewandakwah.or.id — Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia menerima kunjungan Syaikh Abdul Majid dari Yayasan Nasihat dan Taujih bersama 30 dai muda dari enam negara, yakni Indonesia, Thailand, Filipina, India, Pakistan, dan Sri Lanka. Kunjungan ini menjadi bagian dari rangkaian pembinaan dan penguatan kompetensi dai yang tengah berlangsung selama tiga bulan.