FGD Bersama Dewan Dakwah Jawa Barat, Perkuat Konsolidasi Dakwah dan Advokasi Keumatan
Jakarta, dewandakwah.or.id – Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia menggelar Focus Group Discussion (FGD) Keumatan bersama Dewan Dakwah Jawa Barat di Gedung Menara Dakwah, Jalan Kramat Raya No. 45, Jakarta Pusat, Selasa (4/8/2026). Forum ini menjadi ruang konsolidasi strategis dalam memperkuat gerakan dakwah serta advokasi keumatan di tengah berbagai tantangan yang dihadapi umat Islam.
Jakarta, dewandakwah.or.id – Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia menggelar Focus Group Discussion (FGD) Keumatan bersama Dewan Dakwah Jawa Barat di Gedung Menara Dakwah, Jalan Kramat Raya No. 45, Jakarta Pusat, Selasa (4/8/2026). Forum ini menjadi ruang konsolidasi strategis dalam memperkuat gerakan dakwah serta advokasi keumatan di tengah berbagai tantangan yang dihadapi umat Islam.
Dihadiri Ketua Dewan Dakwah Jawa Barat, Ust. Roinul Balad, beserta jajarannya pengurus.
Pimpinan Dewan Dakwah Pusat hadir lengkap, dari unsur Pembina nampak KH. Ahmad Cholil Ridwan, Ust. Natsir Zubaidi, Hj. Aisyahtul Asriyah, Dra. Hj. Andi Nurul Janah, Ust. Mas'adi Sulthani, MA, Dr. Saefudin Bachrun, dan H. Zulfi Syukur. Sementara dari unsur Pengawas hadir H. Masyhuri, Drs. H. Avid Solihin, MM, H. Rasyid Muhammad, dan H. Dedy Koesnady. Adapun dari unsur Pengurus hadir Dr. Ahmad Misbahul Anam, MA, Drs. H. Abu Deedat, MA, serta H. Ahmad Mansur.
Diskusi diawali dengan pemaparan Drs. H. Abu Deedat, MA, Ketua Bidang Kerukunan Umat Beragama (KUB) Dewan Dakwah yang menyampaikan analisis SWOT terhadap positioning Jawa Barat dalam perspektif dakwah. Beliau menyoroti sejumlah tantangan strategis yang memerlukan perhatian serius, mulai dari stigma Jawa Barat sebagai provinsi yang dianggap intoleran, paradoks banyaknya pesantren namun masih tingginya kasus penyimpangan seksual seperti LGBTQ, hingga maraknya gerakan pendangkalan akidah yang menjadi persoalan besar bagi umat Islam.
Dalam paparannya, Ust. Abu Deedat juga memberikan apresiasi atas berbagai langkah Dewan Dakwah Jawa Barat yang konsisten menguatkan dakwah melalui bidang advokasi dakwah dan keumatan, termasuk penguatan gerakan Harakah Haddamah wal Irtidad.
"Jawa Barat memiliki potensi dakwah yang sangat besar, namun pada saat yang sama juga menghadapi tantangan yang tidak ringan. Karena itu diperlukan konsolidasi yang kuat, pemetaan persoalan yang tepat, serta penguatan advokasi agar dakwah mampu menjawab berbagai persoalan umat secara nyata," ujar Ust. Abu Deedat.
Sementara itu, Ketua Dewan Dakwah Jawa Barat, Ust. Roinul Balad, memaparkan berbagai program advokasi dakwah dan keumatan yang telah dijalankan di wilayah Jawa Barat beserta tantangan internal maupun eksternal yang dihadapi. Ia juga menyampaikan rekomendasi strategis sebagai bahan penguatan gerakan advokasi keumatan bersama Dewan Dakwah Pusat.
"Berbagai persoalan dakwah di lapangan memerlukan sinergi seluruh elemen Dewan Dakwah. Melalui forum ini kami berharap lahir langkah-langkah strategis yang mampu memperkuat advokasi umat serta menghadirkan solusi yang lebih efektif terhadap berbagai tantangan keumatan," tuturnya.
Sekretaris Pembina Dewan Dakwah, Ust. Natsir Zubaidi, menyampaikan apresiasi atas ikhtiar Dewan Dakwah Jawa Barat yang dinilai telah menunjukkan kepedulian tinggi terhadap persoalan dakwah dan keumatan. Menurutnya, berbagai rekomendasi yang dihasilkan dalam FGD ini perlu segera ditindaklanjuti sebagai bagian dari penguatan arah gerakan organisasi.
"Apa yang dipaparkan Dewan Dakwah Jawa Barat merupakan masukan yang sangat berharga. Rekomendasi-rekomendasi ini perlu segera direspons dan ditindaklanjuti agar menjadi langkah nyata dalam memperkuat gerakan dakwah dan pelayanan kepada umat," ungkap Ust. Natsir Zubaidi.
Diskusi berlangsung dinamis dengan berbagai masukan dari peserta mengenai persoalan-persoalan yang dihadapi di lapangan. Berbagai isu strategis keumatan dibahas sebagai bahan penyusunan langkah bersama dalam memperkuat dakwah berbasis advokasi.
Melalui FGD ini, Dewan Dakwah berharap terbangun komunikasi yang semakin erat antara Dewan Dakwah Pusat dan daerah sehingga berbagai persoalan dakwah dan keumatan dapat ditangani secara lebih terkoordinasi, terarah, dan berkelanjutan demi kemaslahatan umat.
Humas Dewan Dakwah
Editor: Abu Dzakir
Berita Terkait
Berita
Liputan Nasional Sepekan Pendidikan Dewan Dakwah (26 Oktober – 01 November 2026)
Jakarta, dewandakwah.or.id - Bidang Pendidikan Dewan Da’wah terus berkomitmen memperkuat pendidikan Islam dan kaderisasi da’i melalui berbagai kegiatan di lembaga pendidikan Dewan Da’wah di seluruh Indonesia. Pada 26 Oktober, Akademi Da’wah Indonesia (ADI) NTB melaksanakan kegiatan belajar mengajar (KBM), sementara ADI Lampung menggelar halaqah Al-Qur’an rutin sebagai bagian dari pembinaan mahasiswa.
Berita
Ketua Umum Dewan Dakwah Hadiri Silaturahmi Bersama Menteri Koperasi, Bahas Penguatan Ekonomi Umat dan Kondisi Nasional
Jakarta, dewandakwah.or.id — Ketua Umum Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia, H. Fathurrahman Mahfudz, BIRK, MM., menghadiri pertemuan silaturahmi dan pengarahan (briefing) bersama Menteri Koperasi Ferry Juliantono serta sejumlah pimpinan organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam nasional, Rabu (4/11/2026).
Berita
Dewan Dakwah Terima Kunjungan 30 Da'i Muda dari 6 Negara, Perkuat Sinergi dan Kaderisasi Dakwah Internasional
Jakarta, dewandakwah.or.id — Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia menerima kunjungan Syaikh Abdul Majid dari Yayasan Nasihat dan Taujih bersama 30 dai muda dari enam negara, yakni Indonesia, Thailand, Filipina, India, Pakistan, dan Sri Lanka. Kunjungan ini menjadi bagian dari rangkaian pembinaan dan penguatan kompetensi dai yang tengah berlangsung selama tiga bulan.