Kerjasama dengan IIYL, Dewan Dakwah Latih dan Kirim Pemuda Malaysia Dakwah di Banten
Jakarta, dewandakwah.or.id – Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) bekerjasama dengan International Islamic Youth League (IIYL), sebuah lembaga da'wah pemuda berbasis di Malaysia dan Singapura, melatih dan mengirimkan 22 pemuda asal Malaysia melalui program NUSAREACH (Nusantara Outreach) 2026.
Jakarta, dewandakwah.or.id – Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) bekerjasama dengan International Islamic Youth League (IIYL), sebuah lembaga da'wah pemuda berbasis di Malaysia dan Singapura, melatih dan mengirimkan 22 pemuda asal Malaysia melalui program NUSAREACH (Nusantara Outreach) 2026.
Program dimulai dengan pelatihan da'wah yang digelar pada 25–26 Juli 2026 di Gd. Menara Dakwah, Kantor Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia Pusat di Jakarta.
Program ini menjadi langkah strategis dalam membangun kader dakwah muda lintas negara yang memiliki semangat kepemimpinan, kepedulian sosial, dan komitmen terhadap perjuangan umat.
Setelah mengikuti pembekalan di Jakarta, para peserta dikirim ke dua daerah di Kabupaten Tangerang dan Kota Serang Banten untuk melaksanakan Safari Dakwah pada 26–30 Juli 2026. Sebanyak 12 peserta dikirim ke Kabupaten Tangerang, dan 10 peserta lainnya dikirim ke Kota Serang. Mereka akan terlibat dalam berbagai kegiatan pembinaan Al-Qur'an, pendidikan anak dan remaja, kajian keislaman, pelayanan sosial, hingga pemberdayaan masyarakat bersama para da'i Dewan Dakwah.
Kedatangan rombongan peserta disambut oleh Ketua Bidang Pemuda, Olahraga, dan Beladiri Dewan Da'wah, Ust. Adli Nur Annasiri, S.Sos., didampingi Ketua Bidang Luar Negeri Dewan Dakwah, Ust. Arief Abdurrahman Fadli, Lc, M.S.I. Penyambutan tersebut menjadi momentum mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus memperkuat sinergi dakwah antara Indonesia dan Malaysia.
Dalam sambutannya, Ust. Adli Nur Annasiri menegaskan bahwa NUSAREACH bukan sekadar program kunjungan, melainkan wadah pembelajaran bagi generasi muda untuk memahami realitas dakwah di tengah masyarakat.
"NUSAREACH bukan sekadar program kunjungan, tetapi ruang pembelajaran. Kami ingin para peserta merasakan secara langsung bagaimana dakwah dijalankan di tengah masyarakat, membangun kepedulian, memperkuat ukhuwah, dan menyiapkan diri menjadi pemimpin dakwah masa depan. Semoga pengalaman ini menjadi bekal berharga ketika kembali mengabdi di negeri masing-masing," ujarnya.
Pembukaan kegiatan turut dihadiri Sekretaris Umum Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia, H. Fathurrahman Mahfudz, BIRK, MM, Bendahara Umum Dr. H. Ade Salamun, serta Ketua Bidang Pemberdayaan Daerah Dr. H. Ahmad An-Nuri, MA.
Dalam arahannya, H. Fathurrahman mengajak para peserta menjadikan Dewan Dakwah sebagai rumah bersama bagi para aktivis dakwah muda.
"Anggaplah Dewan Dakwah sebagai rumah bagi anak-anak muda. Jangan sungkan untuk datang, belajar, berdiskusi, dan menggali pengalaman dakwah bersama Dewan Dakwah. Rumah ini terbuka bagi siapa saja yang ingin mengabdikan dirinya untuk umat," pesannya
Selama dua hari mengikuti kegiatan Pelatihan Dakwah, peserta memperoleh pembekalan mengenai visi dakwah, kepemimpinan, komunikasi lintas budaya, strategi pemberdayaan masyarakat, hingga simulasi lapangan. Materi tersebut dipersiapkan sebagai bekal sebelum para peserta diterjunkan langsung ke lokasi pengabdian bersama para da'i Dewan Dakwah.
Mewakili IIYL Asia, Ust. Muhammad Zuhaili bin Sabudin menyampaikan apresiasi atas kesempatan belajar bersama Dewan Dakwah yang selama ini menjadi inspirasi gerakan dakwah di kawasan Asia Tenggara.
"Dewan Dakwah adalah kiblat kami dalam melakukan gerakan dakwah. Kami banyak belajar dari keikhlasan para da'inya yang telah mengabdikan hidup mereka untuk melayani umat. Semoga kerja sama ini terus melahirkan kader-kader dakwah yang mampu membawa manfaat bagi masyarakat di berbagai negara," tuturnya.
Kesan positif juga disampaikan salah seorang peserta asal Malaysia, Azri Muas, yang mengaku mendapatkan pengalaman berharga sejak mengikuti kegiatan di Jakarta.
"Kami merasa sangat senang bisa berkunjung ke Indonesia dan belajar langsung tentang dakwah kepada Dewan Dakwah. Sambutan yang hangat dan ilmu yang kami peroleh menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi kami," ungkapnya
Rangkaian Pelatihan Dakwah ditutup oleh Wakil Ketua Umum Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia, Dr. H. Imam Zamroji, MA, beliau berpesan agar seluruh peserta menjaga keikhlasan selama menjalankan pengabdian di tengah masyarakat.
Ia menekankan bahwa dakwah bukan sekadar menyampaikan ilmu, tetapi juga proses belajar yang membentuk karakter, kesabaran, serta kepedulian terhadap umat.
Melalui kolaborasi antara IIYL Asia dan Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia, NUSAREACH 2026 diharapkan menjadi jembatan lahirnya jejaring kader dakwah lintas negara yang memiliki semangat pengabdian, kepemimpinan, serta komitmen menghadirkan dakwah Islam yang membangun dan memberi manfaat bagi masyarakat luas.
Humas Dewan Dakwah
Reportase: Abu Afiqoh
Editor: Abu Dzakir
Berita Terkait
Berita
Liputan Nasional Sepekan Pendidikan Dewan Dakwah (26 Oktober – 01 November 2026)
Jakarta, dewandakwah.or.id - Bidang Pendidikan Dewan Da’wah terus berkomitmen memperkuat pendidikan Islam dan kaderisasi da’i melalui berbagai kegiatan di lembaga pendidikan Dewan Da’wah di seluruh Indonesia. Pada 26 Oktober, Akademi Da’wah Indonesia (ADI) NTB melaksanakan kegiatan belajar mengajar (KBM), sementara ADI Lampung menggelar halaqah Al-Qur’an rutin sebagai bagian dari pembinaan mahasiswa.
Berita
Ketua Umum Dewan Dakwah Hadiri Silaturahmi Bersama Menteri Koperasi, Bahas Penguatan Ekonomi Umat dan Kondisi Nasional
Jakarta, dewandakwah.or.id — Ketua Umum Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia, H. Fathurrahman Mahfudz, BIRK, MM., menghadiri pertemuan silaturahmi dan pengarahan (briefing) bersama Menteri Koperasi Ferry Juliantono serta sejumlah pimpinan organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam nasional, Rabu (4/11/2026).
Berita
Dewan Dakwah Terima Kunjungan 30 Da'i Muda dari 6 Negara, Perkuat Sinergi dan Kaderisasi Dakwah Internasional
Jakarta, dewandakwah.or.id — Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia menerima kunjungan Syaikh Abdul Majid dari Yayasan Nasihat dan Taujih bersama 30 dai muda dari enam negara, yakni Indonesia, Thailand, Filipina, India, Pakistan, dan Sri Lanka. Kunjungan ini menjadi bagian dari rangkaian pembinaan dan penguatan kompetensi dai yang tengah berlangsung selama tiga bulan.