Ketua Umum Dewan Dakwah Lakukan Konsolidasi di Yogyakarta dan Purwokerto
Yogyakarta, dewandakwah.or.id - Jumat-Sabtu (12-13 Juni 2026), Ketua Umum Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII), Dr. Adian Husaini melakukan upaya konsolidasi organisasi di Yogyakarta dan Purwokerto. Di Yogya, Dr Adian melakukan rapat internal dengan pimpinan DDII Yogya. Ia mengajak segenap pengurus DDII Yogya untuk memanfaatkan kesempatan dalam dakwah, khususnya dalam bidang kaderisasi dai-dai yang berkualitas.
Yogyakarta, dewandakwah.or.id- Jumat-Sabtu (12-13 Juni 2026), Ketua Umum Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII), Dr. Adian Husaini melakukan upaya konsolidasi organisasi di Yogyakarta dan Purwokerto. Di Yogya, Dr Adian melakukan rapat internal dengan pimpinan DDII Yogya. Ia mengajak segenap pengurus DDII Yogya untuk memanfaatkan kesempatan dalam dakwah, khususnya dalam bidang kaderisasi dai-dai yang berkualitas.
“Kita perlu menyiapkan kaderisasi dai secara serius, termasuk anak-anak kita sendiri. Kita yakin, menjadi dai adalah aktivitas paling mulia. Kita bisa merujuk pada QS 41:33, 31:17, dan 3:110, dan sebagainya,” ujarnya di hadapan beberapa pengurus inti DDII Yogya.
Bahkan, Dr Adian menyiapkan diri jika ada para pimpinan DDII yang ingin mengirimkan anaknya untuk dididik secara khusus menjadi kader-kader dai, pemimpin dan cendekiawan muslim.
Selanjutnya diimbau agar para pengurus DDII mengurus lembaga-lembaga pendidikan DDII dengan lebih serius dan menfokuskan pada pengkaderan dai, dengan tiga ciri utama: cinta ilmu, cinta dakwah, berakhlakul karimah.
“Itulah keunikan dan keunggulan DDII. Lembaga-lembaga pendidikannya secara serius telah melahirkan ribuan dai dan saat ini telah aktif berdakwah di seluruh pelosok negeri,” tambahnya lagi.
Usai pertemuan di kantor DDII Yogya, Ketum DDII berangkat menuju Banyumas–Purwokerto. Malam harinya, ia mengisi acara Taushiyah Umum dan pengarahan khusus untuk para guru di Pesantren Nurul Ummah Banyumas. Kepada para guru, Ketum DDII mengingatkan akan kemuliaan aktivitas sebagai guru.
“Jangan merasa rendah diri menjadi guru. Menididik anak-anak agar menjadi orang baik merupakan amal sholeh yang sangat mulia dan insyaAllah menjadi amal jariyah bagi guru, orang tua dan semua orang yang terlibat dalam pendidikannya,” demikian jelasnya.
Pesantren Nurul Ummah Banyumas berada dalam naungan Bidang Pendidikan DDII. DDII saat ini mengelola lebih dari 110 lembaga pendidikan, mulai TK sampai Perguruan Tinggi. DDII bertekad untuk terus meningkatkan kualitas pendidikannya.
Berita Terkait
Berita
Liputan Nasional Sepekan Pendidikan Dewan Dakwah (26 Oktober – 01 November 2026)
Jakarta, dewandakwah.or.id - Bidang Pendidikan Dewan Da’wah terus berkomitmen memperkuat pendidikan Islam dan kaderisasi da’i melalui berbagai kegiatan di lembaga pendidikan Dewan Da’wah di seluruh Indonesia. Pada 26 Oktober, Akademi Da’wah Indonesia (ADI) NTB melaksanakan kegiatan belajar mengajar (KBM), sementara ADI Lampung menggelar halaqah Al-Qur’an rutin sebagai bagian dari pembinaan mahasiswa.
Berita
Ketua Umum Dewan Dakwah Hadiri Silaturahmi Bersama Menteri Koperasi, Bahas Penguatan Ekonomi Umat dan Kondisi Nasional
Jakarta, dewandakwah.or.id — Ketua Umum Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia, H. Fathurrahman Mahfudz, BIRK, MM., menghadiri pertemuan silaturahmi dan pengarahan (briefing) bersama Menteri Koperasi Ferry Juliantono serta sejumlah pimpinan organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam nasional, Rabu (4/11/2026).
Berita
Dewan Dakwah Terima Kunjungan 30 Da'i Muda dari 6 Negara, Perkuat Sinergi dan Kaderisasi Dakwah Internasional
Jakarta, dewandakwah.or.id — Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia menerima kunjungan Syaikh Abdul Majid dari Yayasan Nasihat dan Taujih bersama 30 dai muda dari enam negara, yakni Indonesia, Thailand, Filipina, India, Pakistan, dan Sri Lanka. Kunjungan ini menjadi bagian dari rangkaian pembinaan dan penguatan kompetensi dai yang tengah berlangsung selama tiga bulan.