Kembali ke Daftar Berita
Berita

Menteri Pendidikan Malaysia Terima Kunjungan Dewan Dakwah, Bahas Pewarisan Nilai Pemikiran Tokoh Islam dan Peluang Beasiswa bagi Mahasiswa Indonesia

Oleh Admin Dewan Dakwah • Sabtu, 24 Oktober 2026
Menteri Pendidikan Malaysia Terima Kunjungan Dewan Dakwah, Bahas Pewarisan Nilai Pemikiran Tokoh Islam dan Peluang Beasiswa bagi Mahasiswa Indonesia

Malaysia, dewandakwah.or.id — Ketua Umum Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia, H. Fathurrahman Mahfudz, BIRK, MM, melakukan kunjungan kehormatan kepada Menteri Pendidikan Malaysia, Fadhlina Sidek, untuk membahas pengembangan gerakan dakwah di Indonesia dan Malaysia, pewarisan pemikiran tokoh Islam, serta penjajakan peluang beasiswa bagi putra-putri terbaik Indonesia pada Selasa, (20/10/2026).

Malaysia, dewandakwah.or.id — Ketua Umum Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia, H. Fathurrahman Mahfudz, BIRK, MM, melakukan kunjungan kehormatan kepada Menteri Pendidikan Malaysia, Fadhlina Sidek, untuk membahas pengembangan gerakan dakwah di Indonesia dan Malaysia, pewarisan pemikiran tokoh Islam, serta penjajakan peluang beasiswa bagi putra-putri terbaik Indonesia pada Selasa, (20/10/2026).

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak bertukar pandangan mengenai pentingnya merawat dan mengembangkan warisan intelektual para tokoh Islam terdahulu agar tetap relevan bagi generasi masa kini. Salah satu pemikiran yang menjadi perhatian adalah Mosi Integral Mohammad Natsir, yang memiliki nilai penting dalam perjalanan sejarah bangsa Indonesia.

Fadhlina Sidek menyampaikan bahwa pemikiran Mohammad Natsir, seorang negarawan dan pemikir Islam Indonesia, merupakan warisan intelektual yang memberikan kontribusi besar bagi perkembangan dakwah dan pemikiran Islam di kawasan Nusantara.

Menurutnya, pemikiran tokoh-tokoh terdahulu perlu terus dipelajari dan didiskusikan agar tidak semakin jauh dari generasi muda. Kekayaan tradisi intelektual yang dimiliki umat Islam, kata dia, membutuhkan upaya serius untuk menjaga kesinambungannya melalui budaya membaca, diskusi, dan pengembangan gagasan yang sesuai dengan tantangan zaman.

“Pemikiran-pemikiran yang lahir beberapa dekade lalu semakin jarang dibahas oleh generasi sekarang. Kita memiliki sejarah intelektual yang kaya, tetapi keberlanjutannya tidak akan terjadi dengan sendirinya,” ungkap Fadhlina dalam keterangannya.

Menanggapi hal tersebut, H. Fathurrahman Mahfudz menyampaikan bahwa pertemuan itu menjadi kesempatan untuk membicarakan langkah konkret dalam menghidupkan kembali pemikiran tokoh-tokoh besar Islam, khususnya Mohammad Natsir dan gagasannya melalui Mosi Integral.

Menurut H. Fathurrahman, salah satu peluang yang akan ditindaklanjuti adalah penyelenggaraan seminar yang mengangkat pemikiran tokoh-tokoh Islam, terutama Mosi Integral Mohammad Natsir. Kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi ruang kajian dan diskusi bagi akademisi, mahasiswa, dai, serta generasi muda untuk memahami relevansi pemikiran tokoh bangsa dalam kehidupan bernegara dan bermasyarakat.

Selain membahas penguatan tradisi intelektual Islam, pertemuan tersebut juga menjajaki peluang beasiswa pendidikan jenjang sarjana (S1), magister (S2), hingga doktoral (S3) bagi putra-putri terbaik Indonesia.

Penjajakan ini diharapkan dapat membuka kesempatan lebih luas bagi generasi muda Indonesia untuk melanjutkan pendidikan, memperkuat kapasitas akademik, serta meningkatkan kontribusi mereka dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan dakwah.

Pertemuan tersebut juga membahas perkembangan gerakan dakwah di Malaysia dan Indonesia, isu-isu internasional, serta berbagai tantangan yang dihadapi umat Islam saat ini.

H. Fathurrahman berharap, komunikasi dan hubungan baik antara Indonesia dan Malaysia dapat terus diperkuat melalui kerja sama di bidang pendidikan, pengembangan pemikiran Islam, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Pertukaran gagasan tersebut diharapkan menjadi langkah awal bagi pengembangan program bersama yang tidak hanya menjaga warisan pemikiran tokoh-tokoh terdahulu, tetapi juga mendorong lahirnya generasi baru yang mampu mengembangkan tradisi keilmuan Islam untuk menjawab tantangan masa depan.

Humas Dewan Dakwah

Editor: Abu Dzakir

Berita Terkait

Liputan Nasional Sepekan Pendidikan Dewan Dakwah (26 Oktober – 01 November 2026) Berita
05 November 2026 • Oleh Admin Dewan Dakwah

Liputan Nasional Sepekan Pendidikan Dewan Dakwah (26 Oktober – 01 November 2026)

Jakarta, dewandakwah.or.id - Bidang Pendidikan Dewan Da’wah terus berkomitmen memperkuat pendidikan Islam dan kaderisasi da’i melalui berbagai kegiatan di lembaga pendidikan Dewan Da’wah di seluruh Indonesia. Pada 26 Oktober, Akademi Da’wah Indonesia (ADI) NTB melaksanakan kegiatan belajar mengajar (KBM), sementara ADI Lampung menggelar halaqah Al-Qur’an rutin sebagai bagian dari pembinaan mahasiswa.

Dewan Dakwah Terima Kunjungan 30 Da'i Muda dari 6 Negara, Perkuat Sinergi dan Kaderisasi Dakwah Internasional Berita
05 November 2026 • Oleh Admin Dewan Dakwah

Dewan Dakwah Terima Kunjungan 30 Da'i Muda dari 6 Negara, Perkuat Sinergi dan Kaderisasi Dakwah Internasional

Jakarta, dewandakwah.or.id — Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia menerima kunjungan Syaikh Abdul Majid dari Yayasan Nasihat dan Taujih bersama 30 dai muda dari enam negara, yakni Indonesia, Thailand, Filipina, India, Pakistan, dan Sri Lanka. Kunjungan ini menjadi bagian dari rangkaian pembinaan dan penguatan kompetensi dai yang tengah berlangsung selama tiga bulan.