Kembali ke Daftar Berita
Berita

Wisuda Angkatan XV ADI Metro Lampung, Teguhkan Estafet Kaderisasi Dai untuk Masa Depan Dakwah

Oleh Admin Dewan Dakwah • Senin, 10 Agustus 2026
Wisuda Angkatan XV ADI Metro Lampung, Teguhkan Estafet Kaderisasi Dai untuk Masa Depan Dakwah

Metro, dewandakwah.or.id – Akademi Dakwah Indonesia (ADI) Kita Metro Lampung kembali melahirkan kader dakwah. Sebanyak sembilan mahasiswa dan mahasiswi angkatan XV mengikuti prosesi wisuda dan pelepasan yang digelar di Aula SMKN 2 Kota Metro, Lampung, Sabtu (8/8/2026).

Metro, dewandakwah.or.id – Akademi Dakwah Indonesia (ADI) Kita Metro Lampung kembali melahirkan kader dakwah. Sebanyak sembilan mahasiswa dan mahasiswi angkatan XV mengikuti prosesi wisuda dan pelepasan yang digelar di Aula SMKN 2 Kota Metro, Lampung, Sabtu (8/8/2026).

Prosesi wisuda berlangsung sederhana namun penuh makna. Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua STID Mohammad Natsir Jakarta, Dr. H. Dwi Budiman Assiroji, M.Pd.I., pimpinan Dewan Dakwah Provinsi Lampung, Dewan Da'wah Kota Metro, Direktur ADI Kota Metro, para dai dan daiyah, alumni ADI, serta keluarga besar wisudawan dari berbagai daerah.

Wisuda ini menjadi momentum penting dalam melanjutkan estafeta dakwah, sekaligus meneguhkan komitmen untuk mencetak kader-kader dakwah yang optimis, inovatif, dan semakin serius dalam mengemban amanah dakwah di tengah masyarakat.

Direktur ADI Metro Lampung, Ustadz Roy Nugroho, M.Pd., dalam sambutannya menegaskan komitmen ADI Metro untuk menghadirkan lembaga pendidikan dan kaderisasi yang secara khusus diarahkan untuk melahirkan dai dan daiyah yang mumpuni serta memiliki kesadaran terhadap besarnya tanggung jawab dakwah.

“ADI Kota Metro berkomitmen menghadirkan lembaga pendidikan dan kaderisasi yang secara spesifik bertujuan melahirkan Dai dan Daiyah yang mumpuni dan sadar akan besarnya tanggung jawab Dakwah, sehingganya kurikulum dan program pembelajaran berusaha mendukung agar tercapainya tujuan melahirkan Dai yang ideal baik dari sisi akademik juga dari sisi ideologi," ujarnya

Dengan demikian, para lulusan diharapkan tidak sekadar memiliki kemampuan keilmuan, tetapi juga memahami amanah dakwah serta mampu menerapkannya dalam kehidupan masyarakat.

Ketua Dewan Dakwah Kota Metro, Ustadz Drs. H. Bujang Dani, menyampaikan bahwa menjaga eksistensi sekaligus mengembangkan ADI Metro Lampung bukanlah perkara mudah.

Ia menyebut persoalan pembiayaan serta tantangan dalam mencari generasi muda Muslim yang bersedia menekuni jalan dakwah menjadi tantangan yang terus dihadapi.

“Menjaga eksistensi dan mengembangkan ADI Metro Lampung tentunya penuh dengan cobaan, baik dari sisi pembiayaan dan sulitnya mencari pemuda muslim yang mau menjadi dai adalah masalah yang sering dihadapi," jelasnya

Meski demikian, ia menyatakan tetap optimistis terhadap masa depan ADI Metro Lampung. Ia berharap lembaga tersebut dapat terus berkembang hingga suatu saat mampu meningkatkan status kelembagaannya menjadi sekolah tinggi seperti STID Mohammad Natsir di Jakarta.

Sementara itu, Ketua Dewan Dakwah Provinsi Lampung, KH. Ahmad Yani Marjas, A.Md., menyoroti pentingnya kekompakan seluruh pengurus dan keluarga besar Dewan Dakwah, baik di tingkat provinsi maupun Kota Metro.

Menurutnya, kekompakan tersebut menjadi salah satu faktor penting agar perjalanan ADI Metro dapat berjalan lebih baik dan maksimal.

Selain itu, ia menekankan bahwa seluruh dai dan daiyah Dewan Dakwah memiliki tanggung jawab untuk ikut mendukung proses kaderisasi, khususnya melalui ADI Metro.

“Setiap dai atau daiyah Dewan Dakwah harus mendukung dan berkontribusi dalam upaya kaderisasi di lingkungan Dewan Dakwah dan khususnya di ADI Metro," ungkapnya

Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa kaderisasi bukan hanya menjadi tanggung jawab pengelola lembaga pendidikan, tetapi merupakan amanah bersama seluruh elemen Dewan Dakwah.

Ketua STID Mohammad Natsir Jakarta, Dr. H. Dwi Budiman Assiroji, M.Pd.I., dalam tausiyahnya menyampaikan tiga poin penting yang perlu menjadi panduan dalam menjalankan aktivitas dakwah di lingkungan Dewan Dakwah.

Pertama, Dewan Dakwah didirikan sebagai hasil dari komitmen dakwah para pendiri terhadap kewajiban dakwah secara berjamaah.

Kedua, keberadaan Dewan Dakwah memiliki tujuan untuk meningkatkan dan menggiatkan mutu dakwah.

Ketiga, dalam melaksanakan perjuangan dakwah, setiap kader harus senantiasa berpegang teguh kepada Al-Qur’an dan As-Sunnah serta bersabar dalam menghadapi berbagai ujian dan cobaan.

“Dalam melaksanakan perjuangan dakwah ini, harus senantiasa berpegang pada Al-Qur'an dan As-Sunnah dan bersabar dalam ujian dan cobaan," imbuhnya

Tiga pesan tersebut menjadi bekal penting bagi para wisudawan yang akan melanjutkan kiprah dakwah di tengah masyarakat. Mereka tidak hanya dituntut untuk memiliki kompetensi keilmuan, tetapi juga keteguhan prinsip, kesabaran, dan komitmen untuk menjalankan dakwah secara berjamaah.

Di penghujung acara, seluruh peserta mengikuti doa bersama yang dipimpin salah satu anggota Dewan Pertimbangan Dewan Dakwah Kota Metro, Ustadz Drs. Hayumi.

Dalam doanya, dipanjatkan harapan agar para kader dakwah yang lahir dari ADI Metro dapat menjadi dai yang tangguh, memiliki keteguhan dalam menjalankan amanah, serta mampu membimbing umat menuju kehidupan yang diridai Allah SWT.

Wisuda Angkatan XV ADI Metro Lampung diharapkan tidak sekadar menjadi seremoni kelulusan, tetapi menjadi momentum untuk mengokohkan keberlanjutan kaderisasi dan perjuangan dakwah Islamiyah di Tanah Lampung.

Dengan dukungan seluruh elemen Dewan Dakwah, para dai dan daiyah, alumni, masyarakat, serta para donatur, ADI Metro diharapkan terus berkembang dan mampu melahirkan generasi dai yang berilmu, berakhlak, tangguh, serta siap mengemban amanah dakwah di berbagai medan pengabdian.

Humas Dewan Dakwah

Reportase: Dewan Dakwah Lampung

Editor: Abu Dzakir

Berita Terkait

Liputan Nasional Sepekan Pendidikan Dewan Dakwah (26 Oktober – 01 November 2026) Berita
05 November 2026 • Oleh Admin Dewan Dakwah

Liputan Nasional Sepekan Pendidikan Dewan Dakwah (26 Oktober – 01 November 2026)

Jakarta, dewandakwah.or.id - Bidang Pendidikan Dewan Da’wah terus berkomitmen memperkuat pendidikan Islam dan kaderisasi da’i melalui berbagai kegiatan di lembaga pendidikan Dewan Da’wah di seluruh Indonesia. Pada 26 Oktober, Akademi Da’wah Indonesia (ADI) NTB melaksanakan kegiatan belajar mengajar (KBM), sementara ADI Lampung menggelar halaqah Al-Qur’an rutin sebagai bagian dari pembinaan mahasiswa.

Dewan Dakwah Terima Kunjungan 30 Da'i Muda dari 6 Negara, Perkuat Sinergi dan Kaderisasi Dakwah Internasional Berita
05 November 2026 • Oleh Admin Dewan Dakwah

Dewan Dakwah Terima Kunjungan 30 Da'i Muda dari 6 Negara, Perkuat Sinergi dan Kaderisasi Dakwah Internasional

Jakarta, dewandakwah.or.id — Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia menerima kunjungan Syaikh Abdul Majid dari Yayasan Nasihat dan Taujih bersama 30 dai muda dari enam negara, yakni Indonesia, Thailand, Filipina, India, Pakistan, dan Sri Lanka. Kunjungan ini menjadi bagian dari rangkaian pembinaan dan penguatan kompetensi dai yang tengah berlangsung selama tiga bulan.